7 Manfaat Menulis untuk Menunjang Karier

7 Manfaat Menulis untuk Menunjang Karier

Editor Ajar

7 Manfaat Menulis untuk Menunjang Karier

AJAR.id – Hello Ajarian! Pernahkah Kamu berpikir bahwa suatu saat nanti Kamu akan menulis sebuah buku? Namun, Kamu belum memiliki waktu dan tidak tahu bagaimana cara memulainya? Di artikel ini, akan diulas, apa saja sih manfaat dari menulis, keterampilan apa saja yang bisa diperoleh, dan apa hubungannya untuk menunjang karier.

Pertama, Menulis Bermanfaat untuk Senam Otak

Pernahkah Kamu cuti atau libur panjang dari hotel, lalu masuk kerja kembali? Atau, pernahkah di pagi hari kita bingung untuk memulai pekerjaan mana dulu yang akan dikerjakan setelah lama kita tidak berada di kantor?

Nah, di situlah Kamu perlu menulis untuk melakukan "Ice Breaking" terhadap otakmu. Dengan menulis, kita belajar membuat prioritas, memilih, membuang, dan menentukan "kata" apa yang akan digunakan, "apa kalimat pembuka yang pas" dan "kapan" akan masuk ke bagian konten dan bagaimana kita menutupnya.

Jadi, ketika kita menulis "terlebih dahulu" sebelum bekerja, maka akan melatih otak kita dalam berpikir menjadi lebih "terpola", hal ini perlu latihan dengan semboyannya: "Train your brain to be focus and sharp"

Kedua, Menulis Dapat Menghilangkan Stres

Sebagai seorang yang profesional, pastinya banyak sekali yang harus kita selesaikan, banyak yang harus di prioritaskan dan juga banyak "ide-ide" atau berbagai "permasalahan" yang tidak bisa dibendung dalam pikiran, bahkan terkadang terbawa tidur. Oleh karena itu, dengan menulis maka kita dapat "menghilangkan" pikiran-pikiran yang tidak perlu kita pikirkan dengan berkonsentrasi penuh hanya kepada "topik" yang akan ditulis, hasilnya pikiran kita menjadi lebih jernih dan plong.

Ketiga, Menulis Melatih Diri untuk Selalu Memperbaiki Diri 

Pernahkah Kamu melihat tulisan saya yang salah "spelling" atau susunan "kata" yang "terbolak-balik"? Ya begitulah jika jempol sudah mulai kriting hehehhe...

Biasanya, saya buka lagi beberapa tulisan saya di waktu senggang, sembari merefleksikan diri sebagai pembaca, lalu memperbaiki dan menambahkan beberapa gagasan yang dianggap penting. Jadi, dengan menulis maka kita dapat belajar untuk selalu mengevaluasi diri untuk menjadi lebih baik setiap hari.

Keempat, Menulis Dapat Mengasah Pola Pikir yang Terstruktur

Pernahkah Kamu memiliki banyak sekali "ide" namun tidak tahu harus mulai dari mana? Jika demikian, coba latih dirimu dengan menulis. Ketika menulis, Kamu akan belajar menstrukturkan "kosa kata" menjadi sebuah karya yang bisa dinikmati.

Kamu akan memulai dengan membuat judul, lalu meneruskan menulis paragraf pembuka, melengkapi detail konten dan mengakhiri dengan membuat sebuah kesimpulan. Kesemuanya adalah "struktur". Bila ini dilakukan secara rutin, maka Kamu akan terbiasa "berpikir secara sistematis" yang sangat berguna ketika Kamu menjadi seorang pimpinan di hotel.

Kelima, menulis dapat membuahkan karya

Bayangkan bila Kamu menulis misalnya berkomitmen untuk menulis "satu hari satu artikel", lalu Kamu kumpulkan dalam setahun, berapa halaman yang dapat tercetak menjadi sebuah buku? Berapa banyak orang yang akan mendapatkan wawasan yang Kamu bagi? Jika yang Kamu tulis adalah solusi dan ilmu, bukankah hal tersebut membantu banyak orang?

Keenam, Menulis dapat Mempererat Persahabatan

Dengan menulis, kita akan banyak memiliki pembaca di seluruh kota di Indonesia, bahkan di seluruh belahan dunia. Tujuannya bukan untuk menjadi terkenal atau sekedar gaya-gayaan, tapi dengan merespons apa yang ditanyakan pembaca maka akan menumbuhkan rasa saling peduli dan bersyukur bahwa tulisan kecil kita dapat bermakna buat mereka, walaupun bagi kita masih tergolong sederhana. Alhasil, teman baru pun banyak bermunculan dan kita juga bisa belajar banyak dari apa yang mereka sampaikan, mendapatkan masukan, dan memperbaiki atau menambahkan konten yang diminta mereka.

Intinya, sebagian dari Ilmu kita adalah "Hak" orang lain yang harus dibagikan, karena ilmu yang bermakna adalah yang dapat mengubah paradigma dan cara berpikir yang mampu membuat orang lain menjadi lebih baik.

Ketujuh, Menulis dapat membuat wawasan selalu bertambah

Dengan menulis, kita harus mengerti betul topik yang kita tulis dan tidak asal tulis. Terkadang kita harus melihat dari perspective yang lain atau mencari literatur yang sesuai dengan topik yang ditulis. Hasilnya, pundi-pundi wawasan baru pun bertambah setiap hari.

Setelah mengetahui ketujuh manfaat dalam menulis, Apa yang harus Kamu lakukan untuk memulai?

Jawabannya sederhana:Tulis Sekarang Juga! Don't wait...!

Saya bisa memahami bahwa kita semua sibuk bekerja, saya pun sama seperti Kamu yang memiliki aktivitas super padat.

Namun, karena sudah kecanduan menulis maka saya menulis di mana-mana. Sebagai business traveler, terkadang saya menulis dari perjalanan dari rumah ke airport dan sebaliknya, di boarding lounge, di stasiun kereta, di sela-sela coffee break pada saat meeting sembari ngopi, di pagi hari sebelum memulai aktivitas dan di berbagai tempat lainnya pada waktu yang saya sukai untuk menulis.

Ketika ada waktu kosong dari pada bengong atau mikirin hal yang nggak perlu, saya lebih suka menulis agar otak kita selalu senam jingkrak-jingkrak. Terlebih kalau ada musik dan kopi, wah seru banget itu senamnya..

Makanya tidak heran bila terkadang Kamu lihat tulisan saya yang suka salah spelling, gambar yang kurang pas, dan berbagai human error lainnya yang terus diperbaiki. itu tandanya ada kesalahan senam.. hahahaha, karena saya senamnya hanya pakai "Dua Jempol".

Kamu juga bisa menggunakan jempol atau kesepuluh jarimu untuk memulai menulis, jika Kamu sudah terbiasa, maka otomatis Kamu bisa menghubungkan antara topik satu ke topik lainnya (Connecting the dot). Intinya adalah: Mulai dari yang termudah dan yang Kamu mampu.

Dalam beberapa tahun yang lalu, saya suka sekali membalas WhatsApp yang enggak penting, membuka Facebook dan memberikan komentar-komentar, sharing-sharing artikel yang bermanfaat dari orang lain, tapi saat ini semua tergantikan dengan menulis hal-hal yang lebih berguna dan original.

Jika kita bisa memakan waktu lama untuk melakukan aktivitas yang kurang penting tersebut, maka kenapa tidak mulai "menulis" yang hanya membutuhkan waktu 10 menit per artikel?

Keahlian menulis bisa dilakukan oleh semua orang, apa pun latar belakang pendidikannya. Semuanya dimulai dari kemauan diri.

Untuk memulai menulis, tulislah dalam catatan kecil: 

Pelajaran penting apa yang telah Kamu pelajari di hotel hari ini? Apa yang akan Kamu lakukan besok untuk menjadi lebih baik dari hari ini? Langkah mudah apa yang akan Kamu lakukan?

Nah, jawablah pertanyaan tersebut dengan menulis dalam buku kecilmu setiap hari, lalu lihatlah perubahan apa yang Kamu dapatkan.

Jadi, dengan menulis, banyak sekali manfaat yang bisa kita petik untuk menunjang rencana karier ketika Kamu di posisi pimpinan, yaitu untuk meningkatkan daya ketajaman analisa, meningkatkan pola berpikir terstruktur, membuat prioritas dalam mengambil keputusan, dan menjadikan manfaat untuk banyak orang.

Kapankah Kamu akan mulai menulis?

Salam Jempol!

By Ikin Solikin

Recommended Posts

AJAR in The News