16 Macam Laporan Internal Laundry

16 Macam Laporan Internal Laundry

AJAR Hospitality

16 Macam Laporan Internal Laundry

AJAR.id – Hello Ajarian! Mayoritas hotel skala besar atau bintang 4 ke atas memiliki fasilitas in-house laundry. In-house laundry beroperasi untuk melayani kebutuhan laundry linen hotel dan guest laundry.

Berjalannya proses laundry dan dry cleaning di in-house laundry sangatlah vital, namun hal yang tidak boleh terlupakan adalah mencatat dan mengurus laporan yang diperlukan untuk keperluan cost control bagi hotel.

Apa saja laporan internal laundry yang terdapat di hotel?

  1. Laporan produksi harian (daily production record) untuk seluruh washing machine, tumble dryer, dry cleaning machine dan ironer yang beroperasi. Laporan mencakup berapa kilogram item yang dicuci, jenis item yang dicuci, dll.
  2. Guest laundry and dry cleaning revenues report yaitu laporan pendapatan yang diperoleh dari laundry dan dry cleaning Laporan ini dibutuhkan harian dan bulanan.
  3. Laporan produksi bulanan (monthly production record) yang berisi catatan seluruh item yang dicuci dan disetrika pada bulan tersebut.
  4. Chemical cost, yaitu catatan jumlah chemical yang digunakan per kilogram cucian serta laporan monthly cost atas pembelian dan konsumsi chemical.
  5. Presentase rewashRewash adalah pencucian ulang dikarenakan sebuah item tidak cukup bersih. Hal ini penting dicatat agar biaya produksi bisa dikontrol dan prosedur rewash dapat ditinjau ulang.
  6. Laporan perbaikan (reports of repairs) dan catatan pemeliharaan mesin (preventative maintenance records).
  7. Laporan boiler service dan water treatment.
  8. Laporan biaya penyaluran limbah, biaya air serta biaya listrik yang dikeluarkan.
  9. Guests daily summary sheets.
  10. Laporan invoice laundry
  11. Staff rosters report, berisi laporan jumlah hari cuti sakit/cuti liburan staf laundry disertai bukti administratif terkait.
  12. Laporan payroll cost. 
  13. Catatan pembelian (purchase order) atas setiap pembelian perlengkapan
  14. Replacement stock report
  15. Catatan linen yang rusak/cacat per customer atau per departemen.
  16. Monthly stock report, yaitu laporan stok perlengkapan laundry bulanan meliputi stok hanger, clothespin, polymark tape, dan stok packaging.

Pencatatan laporan yang baik dibutuhkan untuk analisa dan evaluasi produksi laundry. Sehingga, bisa diketahui apakah ada hal yang perlu dilakukan demi meningkatkan produktivitas operasional laundry.

Laporan-laporan di atas juga diperlukan untuk menghitung margin profit dan sebagai catatan riwayat pengeluaran hotel. Perlu diingat juga nih, harga yang ditetapkan untuk guest laundry dan dry cleaning haruslah kompetitif namun tetap memberi keuntungan terhadap hotel!

Baca juga: Apa Saja yang Harus Dilakukan Setelah Laundry Selesai?

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News