3 Aspek Penting dalam Mencicipi Anggur (Wine Tasting)

3 Aspek Penting dalam Mencicipi Anggur (Wine Tasting)

Editor AJAR.id

3 Aspek Penting dalam Mencicipi Anggur (Wine Tasting)

AJAR.id – Hello Ajarian! Wine tasting merupakan aktivitas untuk mencicipi minuman anggur. Anggur adalah minuman yang terbuat dari proses yang kompleks dan memberikan pengalaman unik bagi peminumnya. Maka dari itu, wine tasting dilakukan untuk meningkatkan kenikmatan dalam meminum anggur dan mempelajari komposisi yang terkandung di dalamnya.

Untuk menikmati sebuah anggur, ada tiga aspek penting yang perlu Kamu ketahui, yaitu:

  • Appearance
  • Smell
  • Taste

Ketiga aspek tersebut sangat berperan dalam menilai karakter sebuah anggur. Simak penjelasan lengkapnya yuk!

1. Appearance – Amati tampilan wine

Penilaian visual atas tampilan sebuah wine bisa dilakukan dari sebelum botol dibuka, karena kejernihan wine bisa mengindikasikan karakter dan kualitas wine tersebut.

Setelah dituangkan ke dalam gelas bening untuk diminum, penilaian tentang warna anggur, baik intensitas maupun rona baru dapat dilakukan. Cara paling baik untuk melakukan penilaian ini adalah dengan dengan sedikit memiringkan gelas di atas permukaan berwarna putih (misalnya meja) kemudian amati anggur hingga ke dasar gelas.

Jika Kamu sedang menilai penampilan visual anggur, catat kejernihan dan warnanya serta perubahan warna antara tepi anggur dan tengahnya. Umumnya, warna yang lebih gelap dan perbedaan warna antara titik tengah gelas dengan bagian tepi dapat menunjukkan oksidasi. Oksidasi bisa terjadi karena kesengajaan produsen anggur, karena kesalahan, atau bagian dari proses alami pematangan dalam botol.

2. Smell – Hirup aroma wine

Langkah selanjutnya dalam proses wine tasting adalah mencium aroma anggur dengan tujuan mengidentifikasi sebanyak mungkin senyawa aroma yang terkandung.

Putar-putar anggur di dalam gelas dengan cara memegang tangkai gelas. Lakukan dengan lembut untuk menyebarkannya ke seluruh bagian dalam gelas, namun hati-hati agar tidak melepaskan semua gas. Kemudian, mulailah mencium aroma anggur tersebut. Saat Kamu menarik napas perlahan dan lancar melalui hidung, Kamu juga menarik sedikit udara melalui mulut.

Aroma yang keluar dari anggur bisa dikategorikan menjadi dua karakteristik:

  • Aroma yang mengacu kepada bau yang berasal dari buah anggur dan buah-buahan lain (misalnya lemon) serta aroma bunga atau rempah-rempah.
  • Aroma yang muncul akibat proses pembuatan anggur itu sendiri (winemaking). Aroma ini disebut juga sebagai Karakter aroma bouquet dapat terbentuk dari ragi, teknik fermentasi, atau dari tipe dan ukuran barel tempat anggur dimatangkan.

Ketika Kamu mencium aroma wine, tidak perlu terlalu berusaha untuk mengidentifikasi secara spesifik aroma tersebut. Cukup identifikasi tingkat kesegaran, intensitas aroma, dan sensasi yang dirasakan di lidah.

Sebagian besar anggur memiliki variasi aroma yang luas dan berubah seiring waktu dalam gelas, namun aroma itulah yang memungkinkan para pakar anggur untuk membedakan tanda pembeda yang kompleks dari suatu anggur dan mengidentifikasi spesifik seperti varietas, usia, dan bahkan kebun anggur dari tempat anggur diproduksi.

3. Taste – Cicipi wine

Mencicipi rasa adalah tahapan terakhir dan yang paling penting. Lidah atau indra pengecap Kamu berguna untuk mengonfirmasi ‘rasa’ yang sebelumnya diidentifikasi melalui aroma yang terhirup hidung.

Seruput anggur dan diamkan beberapa saat dalam mulut. Gulirkan anggur di dalam mulut, seraya mengeksposnya ke seluruh indra perasamu. Cara ini akan mengeluarkan aroma anggur yang kemudian dikenal sebagai rasa. Kemudian, ludahkan anggur ke dalam wadah atau tempolong.

Tekstur dari anggur yang Kamu cicipi dapat memberikan petunjuk tentang bagaimana anggur tersebut dibuat. ‘Tekstur’ ini bisa berupa rasa yang tajam atau lembut di lidah.

Perhatikan rasa anggur dan perkembangan rasa sejak Kamu memasukkan anggur ke dalam mulut, menggulirkannya dalam mulut, hingga menelan atau memuntahkan anggur tersebut. Catat hal-hal yang Kamu rasakan termasuk intensitas aftertaste dari anggur. Bila aftertaste atau rasa yang tertinggal di mulut masih membekas cukup lama, hal ini merupakan indikator kualitas anggur yang baik.

Setelah Kamu selesai mengamati, menghirup, dan mencicipi anggur, lakukan penilaian secara menyeluruh. Meski ketiga aspek tersebut sangat penting dan saling berkaitan, namun aspek yang paling menentukan adalah saat Kamu mencicipi anggur, karena aspek ini meliputi rasa dan tekstur serta menegaskan karakteristik anggur.

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News