3 Jenis Feedback dari Rekan Kerja dan Manfaatnya

3 Jenis Feedback dari Rekan Kerja dan Manfaatnya

Editor AJAR.id

3 Jenis Feedback dari Rekan Kerja dan Manfaatnya

AJAR.id – Hello Ajarian! Menjadi seorang hotelier tentu membuatmu terbiasa mendapatkan feedback dari tamu. Tetapi, feedback itu bukan hanya berasal dari tamu saja lho! Sesama rekan kerja maupun atasan juga lazim memberikan feedback atas kinerjamu. Feedback bisa mengandung hal positif, negatif, serta informasi yang netral.

Dalam artikel ini, AJAR.id akan membahas jenis-jenis feedback dari rekan kerja beserta manfaatnya. Simak di bawah ini yuk!

  1. Positive feedback
    Feedback yang positif bisa berupa komentar dari rekan kerja atas kinerja Kamu yang bagus, terima komentar tersebut dengan sukacita, karena berarti Kamu memang berhak mendapatkannya, hindari bersikap terlalu merendah, dan hargai setiap positive feedback dari rekan kerja, ya Ajarian! 

Bila Kamu menghargai komentar positif yang diberikan, maka Kamu mendorong mereka untuk selalu mengapresiasi kinerjamu yang baik. Namun, kalau Kamu kerap mengabaikan pujian tersebut, tentu rekan kerjamu menjadi enggan untuk memujimu lagi meskipun kinerjamu patut diapresiasi.

  1. Negative feedback
    Ketika Kamu mendapat feedback negatif tentu bukan sesuatu yang menyenangkan, tapi setidaknya hal ini menjadi sebuah kritik yang bisa Kamu pertimbangkan untuk meningkatkan kualitas pekerjaanmu, terimalah setiap kritik sebagai tantangan dan kesempatan untuk memperbaiki diri, ya Ajarian!

Jangan salah kaprah saat Kamu menerima kritik lho! Apalagi sampai menimbulkan konflik dalam pekerjaan. Kritik itu sangatlah wajar diberikan, jadi dengarkan dan pahami feedback tersebut lalu bedakan kritik mana yang membangun dan yang hanya menjatuhkan.

  1. Neutral information
    Selain feedback positif dan negatif, rekan kerja juga bisa memberi informasi yang sifatnya netral. Contoh informasi netral adalah saat mereka menyampaikan kabar terkini seputar operasional hotel. Informasi yang Kamu terima ini bisa berdampak pada prioritas kerjamu.

Misalnya, Kamu diberitahu bahwa event yang dijadwalkan berlangsung pukul 7 malam di ballroom ternyata dibatalkan. Dengan informasi ini, berarti persiapan ballroom akan dikesampingkan dan Kamu bisa mengerjakan hal lainnya.

Neutral information biasanya disampaikan saat briefing harian sebelum memulai shift maupun di tengah-tengah waktu shift. Dengarkan penyampai pesan dan pastikan Kamu memahami seluruh informasi yang diberikan. Berdasarkan informasi tersebut, pahami apakah alur kerjamu menjadi berubah atau tidak. Ada beberapa hal yang patut Kamu ketahui, seperti:

  • Apakah ada hal-hal yang menjadi tidak perlu dikerjakan?
  • Apakah prioritas kerja menjadi berubah atau perlu disusun ulang?
  • Apakah ada pekerjaan baru yang harus diselesaikan?
  • Apakah kini Kamu membutuhkan bantuan?
  • Adakah orang lain yang saat ini membutuhkan bantuanmu?

Sebagai karyawan hotel jempolan, Kamu harus bersikap proaktif dan kooperatif. Proaktif dalam memberikan feedback dan kooperatif dalam membantu sesama rekan kerja. Perlu diingat nih, memberikan dan menanggapi feedback merupakan salah satu kunci untuk membangun teamwork yang kuat!

Baca juga: 5 Tips Menyelesaikan Pekerjaan sesuai Prioritas

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News