3 Jenis Penyajian Minuman Nonalkohol di Industri Perhotelan

3 Jenis Penyajian Minuman Nonalkohol di Industri Perhotelan

Editor AJAR.id

3 Jenis Penyajian Minuman Nonalkohol di Industri Perhotelan

AJAR.id – Halo, Ajarian! Minuman nonalkohol, seperti kopi dan teh, memiliki cara dan jenis penyajian yang beragam. Di industri perhotelan sendiri misalnya, terdapat setidaknya tiga jenis penyajian minuman nonalkohol yang menjadi standarisasi di industri perhotelan.

Secara umum, tiga jenis penyajian minuman nonalkohol yang sering ditemukan di industri perhotelan terdiri dari cara tradisional, penyajian standar, dan sesuai permintaan. Tentunya berbagai metode tersebut akan bergantung pada jenis minuman yang akan disajikan.

1. Cara Tradisional
Yang dimaksud dengan cara tradisonal adalah ketika proses pembuatan minuman nonalkohol dilakukan tanpa menggunakan bantuan mesin (atau masih menggunakan sistem manual).

Cita rasa yang dihasilkan dengan cara tradisional tentu akan berbeda dari yang modern, atau menggunakan mesin. Proses pembuatan minuman tersebut biasanya masih dilakukan dengan turun-temurun dengan menggunakan resep yang dianjurkan oleh tradisi lama.

Biasanya para pengunjung yang menggemari jenis mimunan dengan cara tradisional ini lebih mengutamakan orisinalitas rasa ketimbang efisiensi waktu pembuatan.

2. Penyajian Standar
Penyajian standar minuman nonalkohol biasanya lebih diminati oleh pengunjung yang tidak memiliki banyak waktu untuk sekadar menikmati teh atau kopi, karena penyajian standar ini lebih merupakan cara modern yang lebih mengutamakan produk minuman seduh (instan).

Dapat dikatakan penyajian standar merupakan metode pembuatan produk minuman hasil pabrikan. Oleh karena itu, umumnya terdapat informasi di setiap kemasan dari minuman ini.

Informasi yang terdapat di kemasan produk minuman jenis ini dapat berupa nama produk, komposisi, takaran, alat yang digunakan untuk penyajian, cara pembuatan, dan gambar penyajian minuman tersebut.

Jenis-jenis minuman seperti biasanya sengaja disediakan oleh pihak industri sebagai welcome drink, stok minuman di setiap kamar hotel, atau pada saat acara-acara konvensi tertentu.

3. Sesuai Permintaan
Tidak menutup kemungkinan bahwa pengunjung hotel memesan minuman nonalkohol tertentu dengan sedikit penambahan (atau pengurangan) di takaran atau komposisinya sesuai selera pemesan.

Karena cara pembuatan minuman nonalkohol berdasarkan pada permintaan pelanggan, maka tidak terdapat batasan-batasan penyajian yang dianjurkan. Semuanya harus dibuat sesuai dengan permintaan pemesan, meskipun standar kualitas dari minuman tersebut pun harus tetap dijaga.

Contoh sederhana pembuatan minuman yang sesuai permintaan biasanya berupa:

  • Dengan atau tanpa gula, es, dll.
  • Lebih banyak atau lebih sedikit gula, es, dll.
  • Disajikan dengan gelas daripada menggunakan cangkir
  • Tingkat derajat suhu minuman
  • Menu tambahan pada minuman, seperti jeruk, madu, mint, sedotan, dll.

Cara pembuatan minuman sesuai permintaan bukan berarti mengesampingkan standarisasi kualitas yang diterapkan pada setiap penyajian minuman. Metode yang digunakan dalam pembuatannya pun masih ala standar kualitas. Hanya saja yang membedakan adalah komposisinya yang lebih disesuaikan dengan selera pemesan.

Baca juga: Kenapa Minuman Nonalkohol Lebih Diminati di Industri Perhotelan?

Salam Jempol!

By Patricius Adipratama

Recommended Posts

AJAR in The News