3 Jenis Selling Techniques

3 Jenis Selling Techniques

AJAR Hospitality

3 Jenis Selling Techniques

AJAR.id – Hello Ajarian! Seorang sales person yang profesional adalah mereka yang benar-benar memahami produk yang dijual. Bukan itu saja, Kamu patut memahami bagaimana teknik penjualan yang benar. Teknik penjualan atau selling techniques diperlukan agar Kamu bisa melayani customer secara profesional.

Pentingnya pemahaman atas selling techniques mendorong mayoritas perusahaan memberikan training tersendiri kepada staf mereka. Nah, bagi Kamu yang ingin mengetahui jenis-jenis selling techniques, AJAR.id akan membahasnya dalam artikel ini. Simak yuk!

  1. Up-selling
    Up-selling merupakan proses penjualan produk dimulai dari harga terendah dan terus meningkat hingga harga tersebut sesuai dengan yang diinginkan customer, contohnya seperti ini:
    “Kami memiliki Standard Room seharga Rp. 500.000, tapi ibu cukup menambahkan Rp. 150.000 saja maka akan mendapatkan promo upgrade kamar menjadi Deluxe Room. Di Deluxe Room, Ibu bisa menikmati pemandangan laut langsung dari balkon kamar, serta ukuran bed lebih besar dan ruangan yang lebih nyaman”.
    Beri penjelasan tentang fitur-fitur yang ada di kamar tersebut, agar tamu mengetahui apa saja keuntungan bila mereka memilih produk yang Kamu jual. Semakin rinci, maka tamu semakin ‘tergoda’ untuk membayar lebih demi mendapatkan fasilitas tersebut.
  2. Down-selling
    Teknik penjualan ini merupakan kebalikan dari up-selling, di mana Kamu memulai penawaran produk dari harga tertinggi ke terendah hingga customer menentukan produk mana yang paling cocok dengan mereka.
  3. Suggestive selling
    Suggestive selling yaitu teknik penjualan dengan cara menawarkan pilihan alternatif yang tersedia. Misalnya saat ada customer yang memesan main course di restoran, Kamu bisa menawarkan side dish atau snack kepada mereka.
    Konsep suggestive selling adalah menjual produk untuk menjadi pelengkap atau pendukung produk yang sebelumnya sudah dipilih customer. Produk pendukung ini dikenal juga sebagai extras atau add-ons.

Bila Kamu memahami karakter pasar, maka Kamu bisa menerapkan selling techniques yang sesuai sehingga tepat sasaran dan memberikan keuntungan bagi perusahaan. Penerapan teknik di atas tentu harus didukung dengan product knowledge yang baik.

Baca juga: Cara Menanamkan Percaya Diri

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News