360 Degree Training Need Analysis

360 Degree Training Need Analysis

AJAR Hospitality

360 Degree Training Need Analysis

AJAR.id – Hello Ajarian! Setelah sebelumnya AJAR.id mengulas tentang 6 Langkah mudah dalam training need analysis, Pada artikel ini akan membahas tentang langkah pertama atau tentang definisi dan tujuan dasar dari konsep perumusan sebuah kebutuhan pelatihan. Selain itu, kapan saja dan dalam situasi apa saja Kamu akan memerlukan sebuah pelatihan dengan pendekatan 360 degree training need analysis model.

Definisi Training Need Analysis

Secara umum, training need analysis adalah proses analisa yang dilakukan untuk mengetahui faktor apa saja yang harus diperbaiki atau ditingkatkan di dalam hotel agar kompetensi dan kinerja karyawan meningkat.

Dari kegiatan ini, kita dapat melihat kesenjangan atau gap antara kinerja yang terjadi dengan kinerja yang diharapkan. Sebagaimana disampaikan sebelumnya bahwa training adalah salah satu fasilitas untuk pengembangan kompetensi karyawan. Sehingga, kesenjangan/gap tersebut bisa dihilangkan atau diminimalisir.

Gap dari hasil analisa tersebut dapat membantu penyelenggara pelatihan (HRD) untuk memberikan program pelatihan yang tepat sasaran dalam meminimalisir gap kompetensi untuk mewujudkan kinerja yang diharapkan.

Tujuan Training Need Analysis

Pelaksanaan kegiatan training need analysis tentunya dilakukan dengan tujuan yang ingin dicapai. Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan TNA adalah:

  • Sebagai bahan informasi bahwa pelatihan adalah salah satu upaya peningkatan kompetensi dalam meningkatkan produktivitas kerja
  • Sebagai data penentuan peserta pelatihan dan topik pelatihan yang benar–benar tepat dan sesuai dengan kebutuhan hotel
  • Sebagai dasar dalam menyusuntraining plandan materi yang akan disampaikan, sehingga dapat berdampak pada peningkatan kompetensi yang benar–benar dibutuhkan
  • Mengidentifikasi jenis, tujuan, dan metode yang dipilih sesuai dengan tema atau materi yang akan disampaikan.
  • Sebagai dasar penyusunan anggaran pelatihan dan untuk melengkapi serta mendukung rencana bisnis hotel.

Kapan Kamu Akan Membutuhkan Pelatihan?

Kamu akan membutuhkan pelatihan, jika di hotelmu terjadi hal-hal di bawah ini:

  1. Hotelmu memiliki strategi baru
    Bila di hotelmu terdapat strategi baru, maka semua karyawan harus mampu untuk menerapkan strategi yang dicanangkan tersebut. Periksa kembali level kompetensi karyawanmu. Bila mereka belum mampu menerapkan strategi yang diminta, maka terdapat kebutuhan pelatihan.
  2. Standar produk atau pelayanan baru
    Standar yang baru saja diresmikan harus disosialisasikan dan diimplementasikan. Salah satu alat manajemen yang bisa Kamu gunakan adalah pelatihan. Bila terdapat standar baru, berarti Kamu membutuhkan pelatihan.
  3. Hasil performa bisnis yang rendah
    Memang banyak faktor dalam mencapai kesuksesan sebuah bisnis, salah satunya adalah sumber daya manusia. Bila bisnis Kamu tahun lalu masih belum dapat tercapai, periksa kembali kompetensi karyawanmu. Bila ternyata di bawah, maka Kamu membutuhkan pelatihan.
  4. Tingkat turnover karyawan tinggi
    Bila karyawanmu sering keluar dan masuk atau turnover tinggi, maka Kamu bisa melihat kembali rangkuman hasil exit interview. Buka kembali dokumen-dokumen exit interview dengan karyawanmu. Lihatlah faktor-faktor terbesar yang membuat karyawan resign, lalu identifikasi kebutuhan pelatihan.
  5. Tingkat pengeluaran perusahaan tinggi
    Bila tingkat pengeluaran hotelmu melampaui budget, maka periksa kembali efisiensi kerja. Lihatlah masalah-masalah yang timbul di operasional, lalu tentukan topik, tujuan, metode, dan peserta pelatihan.
  6. Kepuasantamu berkurang
    Periksa kembali komentar-komentar tamu, baik yang ditulis langsung maupun yang ditulis di media online dan di Online Travel Agent seperti Trip Advisor.
  7. Kepuasankaryawan berkurang
    Bila di hotelmu terdapat survei kepuasan karyawan, periksa kembali area-area yang harus ditingkatkan, lalu tentukan topik dan peserta pelatihan yang tepat. 
  8. Hasilnilai-nilai audit turun atau tidak sesuai dengan target
    Lihat kembali hasil-hasil audit seperti financial audit, human resources audit, brand complience audit, operational audit dan audit-audit lainnya. Lalu, lihatlah ke area-area yang harus ditingkatkan dan tentukan jenis pelatihan, trainer, dan metode pelatihan yang tepat.

Kesimpulannya, dalam merumuskan kebutuhan pelatihan, Sahabat Ajarian harus menggunakan fakta dari dokumen-dokumen penunjang yang Kamu miliki seperti dokumen kinerja hotel, kepuasan karyawan, kepuasan tamu, dan kebutuhan bisnis. 

Hal ini disebut sebagai 360 degree training need analysis methode, karena menganalisa kebutuhan pelatihannya dari berbagai macam sudut pandang. Metode ini melihat kebutuhan pelatihan dengan cara melihat bisnis yang sudah dilalui (past and future oriented training need analysis).

Baca juga artikel selanjutnya: Brief Overview of Strategic Training Need Analysis

Salam Jempol!

By Ikin Solikin

Recommended Posts

AJAR in The News