4 Cara Mengatasi Konflik di Hotel

4 Cara Mengatasi Konflik di Hotel

Editor AJAR.id

4 Cara Mengatasi Konflik di Hotel

AJAR.id – Hello Ajarian! Ketika dihadapkan pada sebuah situasi konflik, Kamu perlu mengetahui langkah apa yang harus dilakukan untuk mencari jalan keluarnya. Ada kalanya solusi dari permasalahan tidak bisa ditemukan dengan segera, sehingga Kamu diharapkan mampu untuk meredakan situasi tersebut lebih dulu sebelum konflik menjalar semakin luas.

Dalam artikel ini, AJAR.id akan berbagi materi tentang cara apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasi konflik, baik konflik yang timbul dari rekan kerja maupun customer.

Nah, cara-cara mengatasi konflik yang bisa Kamu lakukan adalah:

  1. Mendengarkan penjelasan atas konflik tersebut
    Saat berada dalam situasi konflik, hal pertama yang harus kamu lakukan sebagai staf adalah mendengarkan penjelasan dari yang bersangkutan, baik rekan kerja maupun customer. Dengan mendengarkan mereka, Kamu mampu mengidentifikasi fakta-fakta yang terjadi.

Kamu bisa mencatat penjelasan tersebut agar lebih mudah dalam menarik kesimpulan. Semakin banyak informasi yang diperoleh tentu akan mempermudah Kamu untuk menyelesaikan konflik tersebut. Setelah penjelasan sudah disampaikan, maka lakukan diskusi untuk menemukan titik temu dari permasalahan yang muncul.

  1. Menunjukkan empati
    ‘Empati’ memiliki arti sikap yang menunjukkan bahwa Kamu memahami apa yang dirasakan orang lain. Untuk bisa mencari jalan keluar, Kamu perlu menempatkan diri di posisi orang tersebut. Salah satu cara menunjukkan rasa empati yaitu melibatkan komunikasi verbal yang memperlihatkan bahwa Kamu bisa memahami bagaimana situasi konflik menyebabkan emosi mereka meluap dan perasaan menjadi bergejolak.

Saat menghadapi customer yang merasa kecewa, pahami kondisi mereka. Jangan justru bersikap defensif dan membuat pihak hotel terkesan ‘tidak mau disalahkan’. Komplain yang disampaikan customer tidak perlu Kamu anggap personal, bersikaplah profesional karena apa yang Kamu lakukan menjadi cerminan perusahaan tempatmu bekerja.

  1. Bersedia untuk berkompromi
    Kesediaan untuk berkompromi memiliki arti bahwa Kamu berkenan untuk mencari solusi atau kesepakatan sebagai penyelesaian atas konflik yang terjadi. Sebagai contoh, seorang customer merasa kecewa karena daging steak yang ia pesan terlalu keras. Lalu, apa yang bisa Kamu lakukan untuk memperbaiki situasi ini?

Kamu bisa menawarkan customer untuk tidak perlu membayar steak tersebut, atau menawarkan penggantian menu dengan gratis. Hal lain yang bisa dilakukan yaitu meminta Manajer untuk mengucapkan permohonan maaf secara pribadi kepada customer.

Ada banyak pilihan solusi yang mungkin dilakukan, yang perlu diingat adalah untuk tidak melakukan sesuatu di luar kuasamu. Selain itu, solusi yang diberikan harus selalu disetujui seluruh pihak terkait.

  1. Melakukan kerja sama
    Dalam mengatasi konflik, akan lebih baik jika Kamu bekerja sama dengan pihak-pihak terkait yang bisa membantu penyelesaian situasi tersebut. Melakukan kerja sama merupakan cara terbaik yang dapat dilakukan untuk memenuhi apa yang diinginkan customer. Namun, perlu diingat bahwa Kamu sebaiknya tidak menyetujui jika solusi yang ditawarkan pihak lain ternyata menyimpang dari kode etik dan peraturan yang berlaku di area kerjamu.

Sahabat Ajarian, itulah 4 cara mengatasi konflik yang dapat Kamu terapkan untuk mencari jalan keluar yang menguntungkan kedua belah pihak. Dalam situasi tertentu, Kamu juga bisa menanyakan langsung pada pihak terkait mengenai solusi apa yang mereka inginkan. Hal ini tentu mempermudah penyelesaian masalah, namun pastikan dulu apakah hal tersebut mungkin dilakukan atau tidak.

Baca juga: 9 Sikap yang Harus Kamu Tunjukkan dalam Menghadapi Konflik

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News