4 Tips Menangani Laporan Barang Hilang (Lost Items) di Hotel

4 Tips Menangani Laporan Barang Hilang (Lost Items) di Hotel

Editor AJAR.id

4 Tips Menangani Laporan Barang Hilang (Lost Items) di Hotel

AJAR.id – Hello Ajarian! Saat ada laporan kehilangan barang (lost items), maka Kamu perlu mencatat data barang tersebut, sama halnya dengan mencatat data found items pada artikel sebelumnya. Tamu yang kehilangan barang umumnya merasa panik dan cemas, mereka ingin barang bisa segera ditemukan. Oleh karena itu, penting bagi Kamu untuk menenangkan mereka sebelum menanyakan ciri-ciri barang yang dimaksud. Yuk simak tips-tipsnya!

Pertama, bersikap simpatik – tunjukkan bahwa Kamu memahami kondisi mereka dan kerugian yang timbul bila barang tidak ditemukan, contohnya: “Kami mengerti perasaan bapak/ibu bahwa benda tersebut sangat bernilai”.

Kedua, tenangkan tamu – yakinkan bahwa pihak hotel akan membantu untuk menemukan barang mereka.

Ketiga, Jelaskan tindakan apa yang akan Kamu lakukan – contohnya dengan mengecek kamar, bertanya pada staf yang bertugas, mengecek CCTV, memeriksa data found items, dan sebagainya.

Keempat, Catat laporan dengan profesional – berikan perhatian penuh saat tamu menjelaskan ciri-ciri lost items. Jangan bertanya saat tamu sedang mencoba mengingat-ingat informasi yang diperlukan.

Adapun hal-hal yang perlu Kamu tanyakan pada tamu adalah sebagai berikut:

  1. Siapa yang kehilangan?
    Tanyakan nama lengkap pemilik barang tersebut atau nama orang yang melaporkannya. Dalam proses klaim barang, Kamu dilarang menyerahkannya selain kepada sang pemilik. Apabila diwakilkan, mintalah bukti identitas/keterangan yang menjelaskan bahwa pemilik bersedia barangnya diambil oleh pihak ketiga.
  2. Di mana lokasi hilangnya barang?
    Lokasi barang adalah tempat di mana pemilik yakin terakhir kali memilikinya, atau perkiraan area hilangnya barang tersebut. Semakin jelas informasi lokasi, semakin mempermudah pencarian barang. Terkadang, barang yang ‘hilang’ ini karena tamu lupa sehingga Kamu bisa menanyakan tempat apa saja yang terakhir dilalui mereka agar bisa ditelusuri.
  3. Kapan barang tersebut hilang?
    Meski sebagian besar tamu bisa lupa dan tidak yakin perihal kapan terakhir mereka memiliki barang tersebut, tanyakan tanggal dan waktu yang paling diingat tamu.
  4. Seperti apa ciri-cirinya?
    Deskripsi barang sangat diperlukan agar pencarian bisa dilakukan. Catatlah informasi seperti:
    • Nama benda secara umum (botol minum, tas jinjing, jam tangan, dll.)
    • Nama merek, model, seri (contoh: merek AJAR seri A08).
    • Tanda khusus/ciri khas (contoh: goresan di bagian bawah, retak pada layar, casing polkadot).
    • Ukuran, warna, bentuk, dan bahan (contoh: dompet kulit kecil warna cokelat).
  5. Apakah ada kontak yang bisa dihubungi?
    Sangat penting bagi Kamu untuk mencatat kontak pemilik barang, guna melaporkan follow up barang yang hilang tersebut. Informasi kontak dapat berupa nomor telepon rumah, nomor ponsel, nomor kantor, e-mail, dan alamat rumah. Berikan juga nomor telepon hotel atau nomor telepon staf terkait, agar tamu bisa menghubungi untuk menanyakan apakah barangnya telah ditemukan atau belum.

Sahabat Ajarian, itulah tips dalam menangani laporan kehilangan barang dari tamu. Selalu tunjukkan rasa empatimu dan yakinkan tamu bahwa Kamu akan berusaha maksimal untuk membantu menemukan barang mereka.

Baca juga: Mengenal Fasilitas Lost and Found di Hotel

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News