5 Aturan Dasar dalam Melakukan Closing Penjualan

5 Aturan Dasar dalam Melakukan Closing Penjualan

Editor AJAR.id

5 Aturan Dasar dalam Melakukan Closing Penjualan

AJAR.id – Halo Ajarian! Closing penjualan atau sales closing merupakan proses mengajukan pertanyaan kepada customer untuk meminta jawaban yang memberikanmu izin untuk menyelesaikan transaksi. Proses ini melibatkan adanya produk/service dan uang. Dalam melakukan closing penjualan, Kamu harus bersiap menghadapi banyak kemungkinan yang mungkin terjadi, seperti gagalnya penjualan atau customer yang merasa ragu-ragu.

Ada lima aturan dasar yang penting untuk diingat saat Kamu melakukan closing penjualan:

  1. Berpikir optimis
    Kalau Kamu sudah berpikir bahwa dirimu tidak mampu untuk menjual sesuatu, kemungkinan besar kenyataannya pun seperti itu! Pasang mindset positif dan berpikirlah optimis, yakinlah bahwa Kamu pasti akan sukses untuk memenangkan customer. Saat pikiranmu tertuju pada kesuksesan, maka Kamu akan menjadi orang yang sukses pula!
  2. Tetap fokus
    Saat hendak melakukan closing, berfokuslah hanya kepada penjualan tersebut. Beri perhatian penuh kepada customer dan hindari memikirkan hal-hal lain yang tidak relevan, karena akan mengganggu konsentrasimu.
  3. Hargai keputusan customer
    Kamu harus mengerti bahwa sudah menjadi hak customer apakah mereka ingin membeli produk/service yang ditawarkan atau tidak. Jika customer merasa ragu, hindari mendesak mereka untuk membuat keputusan. Kalau Kamu memaksa, bisa dipastikan bahwa customer justru akan kabur! Ingat, tugasmu sebatas membantu customer untuk membuat keputusan pembelian saja.
  4. Penjualan haruslah menguntungkan
    Seluruh penjualan harus memberi keuntungan, baik kepada customer maupun hotel itu sendiri. Produk/service yang dijual patut memenuhi kebutuhan dan ekspektasi customer serta memberi profit bagi kelangsungan bisnis.
  5. Gunakan bahasa verbal dan non-verbal
    Saat menghadapi customer, pastikan untuk menggunakan kombinasi antara bahasa verbal dan non-verbal yang baik. Hal ini sangat berperan dalam mendorong customer untuk membeli produk/service yang ditawarkan. Sebagai contoh, saat customer mengatakan hal-hal positif sebaiknya Kamu mengangguk dan tersenyum sebagai tanda setuju.

Ingat, proses closing hanya menghasilkan dua hal saja: customer yang membeli dan customer yang menolak penawaran. Meski tidak mudah, Kamu harus mempersiapkan diri atas kemungkinan-kemungkinan tersebut. Tidak semua penjualan dapat selalu berhasil, namun Kamu selalu bisa untuk mencoba kembali pada customer selanjutnya!

Baca juga: Konsep 'ABC' untuk Memaksimalkan Penjualan Produk

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News