8 Alasan Mengapa Perlu Diadakan Coaching in Job Skills

8 Alasan Mengapa Perlu Diadakan Coaching in Job Skills

Editor AJAR.id

8 Alasan Mengapa Perlu Diadakan Coaching in Job Skills

AJAR.id ─ Hello Ajarian! Dalam mengelola sumber daya manusia di dunia perhotelan, penyelenggaraan coaching in job skills sangat penting untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan dan kemampuan seseorang di bidang yang digelutinya.

Melalui coaching in job skills, para staf akan diberi informasi-informasi baru untuk mengembangkan diri mereka sehingga mampu melayani tamu dengan handal dan profesional. Ketika sesi coaching diadakan, aktivitas yang dilakukan selain penyampaian informasi di antaranya adalah praktek langsung yang diperagakan oleh ahli, pemberian saran atau feedback, serta meninjau sejauh mana staf hotel mampu melakukan pekerjaan mereka.

Mengapa perlu diadakan coaching in job skills?

Berikut 8 alasan untuk mengadakan coaching in job skills yang perlu Kamu ketahui!

  1. Pelantikan karyawan baru
    Saat ada karyawan yang baru masuk atau dipindahtugaskan ke departemen baru, mereka akan membutuhkan coachingCoaching diperlukan terutama saat karyawan tersebut belum memiliki pengalaman kerja. Ada pula yang dinamakan remedial coaching, yakni coaching yang diberikan karena kemampuan dan pengalaman kerja karyawan dianggap belum memenuhi standar hotel.
  2. Inisiatif dari rekan kerja/karyawan lain
    Beberapa karyawan kerap merasa performa kerja mereka masih kurang sehingga berinisiatif meminta sesi coaching. Berikan pelatihan dengan baik dan dorong karyawan untuk aktif bertanya hingga benar-benar memahami materi dalam sesi coaching tersebut.
  3. Instruksi dari manajemen hotel
    Pihak manajemen biasanya mengamati karyawan-karyawan tertentu untuk mengetahui apakah ada yang perlu diberikan coaching atau tidak. Saat menjalankan coaching atas permintaan manajemen seperti ini, penting bagi Kamu agar tidak membuat karyawan berkecil hati karena skill mereka tidak mumpuni. Tekankan bahwa karyawan tidak perlu khawatir kariernya terancam hanya karena sesi coaching tersebut.
  4. Hasil pengamatan pribadi pada performa karyawan
    Trainer yang memberikan coaching pada karyawan biasanya adalah seorang Supervisor atau Middle-Level Manager, tak jarang mereka mengamati kinerja para karyawan di hotel lalu memberi penilaian. Saat performa karyawan dinilai masih di bawah standar, maka Kamu diharapkan bisa memberikan coaching dengan spesifik sesuai kebutuhan karyawan.
  5. Sebagai tindak lanjut dari keluhan customer
    Industri perhotelan bergerak di bidang jasa, di mana karyawannya dituntut untuk memberikan pelayanan terbaik pada setiap tamu. Bila ada tamu yang komplain mengenai pelayanan, pertimbangkan untuk memberikan coaching kepada karyawan terkait ya Ajarian.
  6. Penambahan alat atau perlengkapan kerja yang baru
    Setiap pada peralatan baru untuk menunjang pekerjaan karyawan hotel, baiknya disosialisasikan cara untuk mengoperasikannya dengan benar. Contohnya saat ada mesin cash register yang berbeda merek dari sebelumnya, selenggarakan sesi coaching untuk memeragakan cara penggunaan mesin dengan benar.
  7. Perubahan Standard of Procedures (SOP)
    Sesi coaching perlu dilakukan ketika ada pergantian atau perubahan prosedur dalam bekerja. Hal-hal yang menyebabkan adanya perubahan SOP adalah saat ada pergantian manajemen, perubahan segmen pasar, atau perubahan peralatan kerja.
  8. Perubahan aturan hukum
    Contoh aturan hukum yang diterapkan di hotel misalnya hukum tentang keselamatan kerja, food handling, perizinan minuman beralkohol, dll. Melalui coaching, karyawan akan memahami seperti apa aturan hukum yang berlaku.

Sahabat Ajarian, itulah 8 alasan mengapa perlu diadakan sesi coaching in job skills. Pada dasarnya, coaching memiliki tujuan utama untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan para karyawan demi meningkatkan pelayanan. Pahami juga artikel Pentingnya Menyusun Coaching Plan!

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News