8 Karakteristik Seorang Problem Solver, Apakah Kamu Salah Satunya?

8 Karakteristik Seorang Problem Solver, Apakah Kamu Salah Satunya?

Editor AJAR.id

8 Karakteristik Seorang Problem Solver, Apakah Kamu Salah Satunya?

AJAR.id – Hello Ajarian! Masalah sangat umum terjadi di lingkungan kerja, terutama di industri bidang jasa seperti perhotelan yang berorientasi pada kepuasan tamu. Keinginan dan kebutuhan tamu sangat beragam, ada kalanya hotel tidak bisa memenuhi semuanya, sehingga timbul masalah atau komplain.

Komplain dari tamu tentu harus ditangani dan dicari solusi terbaiknya, agar tamu tetap merasa puas saat meninggalkan hotel. Dalam upaya memecahkan masalah tersebut, ada sejumlah karakter diri yang patut Kamu pelajari. Karakter-karakter inilah yang bermanfaat dalam menangani masalah atau komplain.

Nah, apa saja sih karakteristik seorang ‘Problem Solver’?

  1. Tegas – bersikaplah tegas namun tidak perlu agresif. Ketegasan itu penting saat Kamu harus memimpin diskusi dan menentukan solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah.
  2. Bersikap dan berpikir positif – jangan terus berfokus pada penyebab masalah, namun fokuskan pada solusinya! Kamu harus mampu berpikir positif agar menciptakan mindset positif pada orang di sekitarmu. Yakinkan dirimu dan orang lain bahwa solusi terbaik bisa ditemukan.
  3. Berwawasan luas – Kamu patut memahami informasi seputar peraturan yang berlaku di area kerjamu, siapa saja yang memiliki wewenang untuk mengambil keputusan, dan prosedur-prosedur lainnya yang relevan.
  4. Penuh kesabaran – bersabarlah, karena sebuah solusi tidak selalu bisa ditemukan saat itu juga. Termasuk saat menghadapi tamu yang meluapkan emosinya, dengarkan mereka dengan sabar, barulah mulai mencari solusi yang bisa disepakati bersama.
  5. Rasa toleransi tinggi – saat customer kecewa atas pelayanan hotel dan merasa frustasi, biasanya mereka akan menumpahkan kekesalan kepada staf yang ada. Kamu harus mampu bersikap toleran terhadap opini dari tamu dan tidak menganggapnya sebagai hal yang personal.
  6. Obyektif – cobalah untuk melihat konflik yang muncul dari berbagai perspektif, sehingga Kamu dapat mempertimbangkan solusi yang terbaik bagi kedua belah pihak.
  7. Konsisten – sikap konsisten penting ditunjukkan saat menghadapi customer. Bila Kamu tidak konsisten, customer akan menganggapmu tidak profesional dan hal ini bisa menimbulkan masalah baru.
  8. Mampu berkompromi – penting bagi Kamu untuk mampu bernegosiasi demi mencari jalan keluar dari sebuah masalah.

Itulah karakter diri yang dimiliki seorang problem solver. Karakter-karakter tersebut bisa Kamu pelajari dan latih!

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News