Apa Saja Yang Perlu Dicek Saat Menerima Bahan Baku Makanan?

Apa Saja Yang Perlu Dicek Saat Menerima Bahan Baku Makanan?

Editor AJAR.id

Apa Saja Yang Perlu Dicek Saat Menerima Bahan Baku Makanan?

AJAR.id – Hello Ajarian! Saat Kamu bertugas untuk menerima bahan baku dari supplier yang telah dipesan oleh manajemen hotel dan chef, maka Kamu wajib mengecek bahan baku tersebut sebelum menerimanya.

Melakukan pengecekan itu penting untuk memastikan bahan baku makanan telah sesuai permintaan, baik dari segi jumlah maupun kualitas. Bila dari segi food safety ternyata bahan baku tersebut tidak memenuhi kriteria, Kamu berhak untuk menolak dan mengembalikannya ke supplier.

Lalu, apa saja yang perlu dicek saat menerima bahan baku makanan?

  1. Lakukan inspeksi visual untuk memastikan tidak ada kontaminasi yang terlihat. Contohnya: frozen food harus dalam kondisi beku, packaging tidak ada yang robek, makanan tidak berbau, kaleng tidak penyok. Bahan baku tersebut tidak boleh dikirimkan bersama dengan
  2. Bandingkan bahan makanan yang diterima dengan spesifikasi standar makanan yang ditentukan hotel.
  3. Periksa kendaraan, kendaraan harus bersih dan berupa kendaraan yang dikhususkan hanya untuk mengangkut makanan.
  4. Periksa hal-hal yang berkaitan dengan driver seperti kebersihan diri driver atau Kamu bisa menanyakan apakah makanan ditangani dengan benar selama perjalanan.
  5. Cek suhu makanan, frozen food harus tetap dalam kondisi beku selama perjalanan. Suhu frozen food yang dianjurkan adalah -15o Untuk makanan panas yang rentan rusak, suhunya harus berada dalam 60oC atau lebih.
  6. Cek label makanan, seluruh makanan yang dibungkus harus diberi label sesuai nama supplier/vendor. Hal ini untuk memudahkan proses identifikasi saat ada makanan yang rusak, atau terjadi food poisoning setelah makanan dikonsumsi.
  7. Segera simpan seluruh bahan makanan yang dikirimkan setelah selesai dicek. Taruhlah sesuai storage yang ditentukan. Jangan biarkan frozen food di ruangan terbuka ya!

Pengecekan bahan baku makanan sangatlah vital, karena pada proses ini Kamu menentukan mana makanan yang layak konsumsi dengan yang tidak. Bila dari awal saja kualitas bahan baku sudah tidak layak, maka hidangan yang diolah pun menjadi tidak berkualitas.

Baca juga: Kerja Sama Accounting dengan Food & Beverage

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News