Apa Semua Tamu Diterima? Ini Nih 3 Alasan Hotel Menolak Tamu yang Datang

Apa Semua Tamu Diterima? Ini Nih 3 Alasan Hotel Menolak Tamu yang Datang

Editor AJAR.id

Apa Semua Tamu Diterima? Ini Nih 3 Alasan Hotel Menolak Tamu yang Datang

AJAR.id ─ Hello Ajarian! Setiap hotel tentu akan dengan senang hati menerima tamu yang ingin menginap di hotel mereka. Namun, ternyata tidak semua tamu yang datang bisa ditampung dan mungkin juga kedatangan tamu ditolak oleh hotel.

Di pembahasan kali ini, AJAR.id akan menjelaskan tentang alasan sebuah hotel menolak tamu.

Mengapa tamu yang ingin menginap justru ditolak?

Agar kamu bisa memahaminya, yuk simak 3 alasan di bawah ini:

  1. Tamu Blacklist
    Saat ada reservasi dari tamu (termasuk kedatangan tamu walk-in), resepsionis harus memeriksa data blacklist. Data ini berisi daftar nama tamu yang pernah menginap dan dikategorikan sebagai tamu tidak menyenangkan.

Mengapa seorang tamu dikategorikan sebagai tamu blacklist?

Ada beberapa penyebab sebuah hotel memasukkan nama tamu ke daftar blacklist, bisa karena tamu merusak bangunan hotel, mabuk, membuat kerusuhan, berisik/mengganggu ketenangan, melecehkan staf hotel atau tamu, hingga kabur tanpa membayar (biasanya disebut ‘skipper’).

Sebagai resepsionis, Kamu harus tegas saat menghadapi tamu blacklist ini dan menanganinya sesuai peraturan yang berlaku di hotel.

  1. Kebijakan hotel
    Tiap hotel memiliki kebijakan tersendiri yang mengatur perihal penolakan tamu. Umumnya, hotel akan menolak pemesanan tamu ketika mereka tidak menyetujui syarat dan ketentuan pembayaran. Maksudnya, tamu tidak memiliki cukup uang untuk membayarkan DP(Down Payment) atas kamar yang dipesan.

Bisa juga ketika kondisi tamu sedang mabuk atau bertindak kasar, maka resepsionis bertanggung jawab untuk ‘mengusir’ tamu tersebut. Mintalah bantuan security bila perlu.

  1. Tidak ada kamar tersedia
    Ada kalanya occupanci hotel sedang tinggi atau full house, sehingga hotel terpaksa menolak reservasi tamu karena seluruh kamar sudah dipesan. Kalau sudah begini, biasanya manajer hotel akan mengecek apakah ada kemungkinan tamu no-show atau late check-in.

Tamu-tamu yang tidak kunjung datang pada waktu yang semestinya pun akan dihubungi agar bisa memastikan reservasi mereka. Bila ternyata ada tamu yang batal menginap, barulah kamar bisa diberikan ke tamu lain.

Jadi, itulah 3 alasan hotel yang menolak kedatangan tamu. Selain pengecualian di atas, hotel melayani secara terbuka bagi siapa saja yang ingin menginap. Nah, untuk menyiapkan dirimu dalam menyambut tamu, baca juga artikel Persiapan Menyambut Kedatangan Tamu ya Sahabat Ajarian!

Baca juga: Pentingnya Follow Up Pemesanan yang Belum Pasti di Hotel

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News