Apa yang Harus Dilakukan ketika Ada Ancaman dari Penelepon?

Apa yang Harus Dilakukan ketika Ada Ancaman dari Penelepon?

AJAR Hospitality

Apa yang Harus Dilakukan ketika Ada Ancaman dari Penelepon?

AJAR.id – Hello Ajarian! Telepon adalah perangkat yang kerap menjadi sasaran empuk dari orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan prank call dan threatening call. Threatening call adalah panggilan telepon yang berisi ancaman, seperti ancaman bom.

Kamu harus selalu siap untuk menangani prank call maupun threatening call, namun jangan pernah menganggapnya sepele!

Mayoritas hotel pada umumnya telah memiliki prosedur standar mengenai cara penanganan panggilan telepon yang mencurigakan dan berisi ancaman.

Seperti apa sih telepon yang mengancam dan mencurigakan itu?

Panggilan telepon yang bisa dikategorikan sebagai yang mengancam dan mencurigakan yaitu umumnya berupa:

  • Ancaman bom
  • Ancaman penyanderaan
  • Ancaman bagi staf hotel
  • Ancaman perusakan properti hotel
  • Telepon pengganggu (prank call).

Apa yang harus dilakukan?

Saat Kamu mendapatkan panggilan telepon yang masuk dalam kategori di atas, tangani dengan serius dan profesional, tanpa terkecuali.

Sebagai staf hotel, Kamu tidak memiliki wewenang untuk menentukan apakah sebuah panggilan telepon bersifat ancaman atau tidak. Jadi, jangan sembarangan menganggap ancaman telepon yang masuk adalah hoax ya!

Umumnya, hotel telah mempersiapkan cara penanganan ancaman telepon (biasanya tercantum di dalam Emergency Action Plan). Nah, tugasmu adalah:

  1. Memahami prosedur penanganan yang telah ditetapkan hotel. Jangan tunggu sampai Kamu benar-benar mendapatkan telepon yang mengancam atau mencurigakan, persiapkan dirimu!
  2. Ketahui pertanyaan apa yang harus dilontarkan kepada penelepon yang memberi ancaman.
  3. Pahami dimana Kamu harus mencatat informasi ancaman telepon, karena hotel biasanya memiliki dokumen tersendiri untuk mengarsipkan riwayat panggilan yang mengancam.
  4. Beritahu pihak manajemen atau pihak berwenang lainnya agar situasi bisa dikendalikan dengan benar tanpa membuat kepanikan di antara tamu/customer.

Kamu sangat disarankan untuk melakukan latihan penanganan panggilan mengancam, agar lebih memahami prosedurnya. Ingat ya, jangan pernah menganggap ancaman lewat telepon itu hanya hoax! Tentu tidak ada gunanya mempertaruhkan nyawa Kamu dan orang lain akibat firasat yang salah.

Baca juga: 5 Cara Mudah untuk Menyampaikan Pesan dari Penelepon

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News