Cara Blockchain Technology Membantu Hotel Menjaga Brandnya

Cara Blockchain Technology Membantu Hotel Menjaga Brandnya

AJAR Hospitality

Cara Blockchain Technology Membantu Hotel Menjaga Brandnya

AJAR.id – Hello Ajarian! Ketika costumer membeli barang atau jasa, mereka mengharapkan perusahaan untuk mempertahankan kualitas nilai dari brand yang mereka beli, apa pun itu. Dengan menjaga kualitas brand, hotel dapat meningkatkan loyalitas costumer, dan mempertahankan basis costumer mereka.

Apalagi zaman sekarang ini, costumer menjadi lebih selektif dan lebih tahu tentang brand favorit mereka, dan mereka ingin tahu dari mana brand favorit mereka mendapatkan produknya.

Dengan blockchain technology, hotel dapat menjaga kualitas brand-nya, karena hotel dapat membuktikan sumber pasokan yang mereka dapatkan. Berikut ini beberapa keuntungan dengan menggunakan blockchain technology:

  • Costumer tidak berpindah ke produk lain, karena hotel mampu mempertahankan kualitasnya brand-nya.
  • Blockchain technology dapat membantu melacak asal muasal produk.
  • Produk 'original' sesuai harapan costumer.
  • Waktu pemrosesan yang dari produsen ke hotel lebih cepat.

Dari beberapa keuntungan di atas, maka blockchain technology dapat menjadi salah satu solusi dalam menjaga kualitas brand.

Apa sih blockchain technology dan bagaimana cara kerjanya?

Blockchain technology adalah teknologi pencatatan transaksi terintegrasi dengan teknologi modern. Blockchain adalah kepanjangan dari block dan chain yang masing-masing memiliki makna tersendiri. Chain (rantai) adalah pencatatan berantai yang unik dan merupakan alur dari seluruh tahapan yang konsisten dari sebuah item/transaksi. Block (kotak khusus) adalah sebuah tempat/batasan/area khusus untuk menampung seluruh perubahan item/transaksi yang terjadi selama chain process.

Untuk menjawab pertanyaan cara kerja blockchain technology membantu hotel dalam menjaga brand-nya, AJAR.id ilustrasikan sebagai berikut:

Sebelum produk sampai ke hotel, produk tersebut melewati beberapa proses, dari produsen ke distributor, dari distributor ke supplier, dan dari supplier ke hotel. Masing-masing dari produsen, distributor, supplier, dan hotel ini memiliki data transaksi yang sama dan saling terhubung.

Jika produsen mengirim 10 produk ke distributor, maka data transaksi 10 produk tersebut secara otomatis tercatat pada semuanya, yakni pada produsen, distributor, supplier, dan hotel.

Contohnya:

AJAR Hotel menyediakan menu kopi arabika dengan kualitas jempolan. Pada suatu ketika, kopi yang dinikmati costumer tidak memiliki rasa yang jempolan.

Seperti yang telah dijelaskan pada proses sebelumnya, kopi arabika di AJAR Hotel yang dinikmati oleh costumer, tentunya telah melewati beberapa proses, yakni dari petani kopi ke distributor, dari distributor ke supplier, dari supplier ke hotel. Dari hotel, barulah kopi arabika tersebut bisa dinikmati oleh costumer.

Untuk menjaga loyalitas costumer, AJAR Hotel kemudian menggunakan blockchain tecnology untuk menjaga brand-nya sehingga ditemukan proses penurunan kualitas atau kerusakan terjadi di distributor, karena pada saat terjadi kerusakan tidak hanya distributor tetapi juga produsen, supplier, dan hotel yang mendapatkan informasi tentang kerusakan tersebut.

Dengan blockchain tecnology, kerusakan atau penurunan kualitas kopi arabika tersebut bisa di-tracking/dilacak dari mana sumber kerusakan tersebut dengan cepat. Sehingga, dapat diambil langkah-langkah strategis untuk memperbaikinya dan kualitas kopi arabika yang dinikmati costumer memiliki kualitas jempolan.

Sahabat Ajarian, itulah ilustrasi sederhana dari cara kerja blockchain technology membantu hotel dalam menjaga brand-nya. Menjaga dan memelihara brand itu penting, tetapi bagaimana hotel melakukannya juga penting.

Bagaimana hotelmu dalam dalam menjaga brand? Sudahkah menggunakan blockchain tecnology?

Baca juga: Revolusi Industri 4.0, Ancaman atau Peluang bagi Hotelier?

Salam Jempol!

By Andra

Recommended Posts

AJAR in The News