Cara Menerapkan Sales Approach untuk Menjual Produk dan Service Hotel

Cara Menerapkan Sales Approach untuk Menjual Produk dan Service Hotel

Editor AJAR.id

Cara Menerapkan Sales Approach untuk Menjual Produk dan Service Hotel

AJAR.id – Hello Ajarian! Sales Approach adalah salah satu teknik penjualan yang dilakukan dengan mencari tahu apa yang diinginkan atau dibutuhkan oleh customer.

Sales approach dapat dilakukan dengan rasa percaya diri setelah Kamu menunjukkan perhatianmu pada customer. Baik dengan menyapa, memberikan senyuman atau melakukan kontak mata dengan mereka. 

Lalu, bagaimana cara untuk menerapkan Sales Approach?

Langkah pertama adalah mengajukan pertanyaan, namun sebaiknya hindari mengulang pertanyaan yang sama dengan yang sudah Kamu tanyakan sebelumnya. Sebagai contoh, Kamu menanyakan dulu “Apa ada yang bisa saya bantu?” kemudian berlanjut ke pertanyaan lain yang lebih spesifik untuk mulai mengidentifikasi apa yang sebenarnya dicari customer.

Misalnya, customer sedang melihat-lihat produk bakery, mulailah membuka percakapan dengan mengatakan “Tuna Puff Pastry sedang menjadi favorit banyak tamu. Di dalamnya juga terdapat keju mozzarella yang sangat gurih. Apakah ibu ingin mencobanya?”

Hal ini akan mengindikasikan kesediaanmu untuk melayani tamu dan menunjukkan bahwa Kamu memiliki product knowledge yang luas.

Selanjutnya, tunggu respons dari customer yang biasanya akan memperlihatkan selera mereka. Sebagai contoh: “Saya kurang menyukai tuna dan sedang ingin mencicipi sesuatu yang manis.” Di beberapa situasi, respons customer juga bisa menunjukkan kemampuan ekonomi yang dimiliki.

Bila customer memberi respons positif, berarti sales approach yang Kamu lakukan sudah mulai berproses. Melalui informasi yang diberikan customer, Kamu lebih mampu untuk memenuhi kebutuhan mereka dan melakukan penjualan. Dalam situasi inilah hubungan antara penjual (seller) dan pembeli (buyer) tercipta. 

Sales approach terdiri dari sejumlah tindakan untuk membentuk kesan positif dalam pikiran customer tentang hotel dan penawarannya. Tindakan-tindakan tersebut bisa dianggap juga sebagai ‘etika kerja’ yang meliputi:

  1. Kejujuran, baik dalam memberikan informasi, mencantumkan harga, serta menjanjikan maupun merekomendasikan sesuatu
  2. Menjaga kerahasiaan customer, seperti:
  • Tidak menyebarluaskan riwayat transaksi yang dilakukan customer
  • Tidak menyebarluaskan nominal uang yang dihabiskan oleh customer
  • Tidak membagikan informasi mengenai customer kepada orang lain
  1. Memberi layanan terbaik, meliputi:
  • Bersikap peduli, pengertian dan penuh perhatian
  • Selalu mendengarkan keinginan dan kebutuhan custoimer
  • Memenuhi kebutuhan customer dengan produk atau service yang cocok serta harga yang sesuai
  • Menjadikan customer sebagai prioritas utama
  • Bersikap sopan, tulus dan ramah.
  1. Kemampuan berdiplomasi, seperti:
  • Memahami kapan harus meninggalkan customer untuk memberi mereka waktu dalam mempertimbangkan pembelian yang hendak dilakukan
  • Memahami kapan harus berhenti menawarkan sesuatu karena hal tersebut membuat customer tidak nyaman
  • Memahami cara menjaga hubungan dengan customer agar tetap didasari keramahtamahan yang tulus tanpa terlihat berlebihan.
  1. Memiliki product knowledge yang mumpuni – mencakup wawasan tentang produk dan service yang dijual hingga wawasan seputar hotel itu sendiri (misalnya aturan dan kebijakan hotel).

Itulah cara untuk menerapkan sales approach dalam upaya menjual produk dan service hotel. Sebagai staf sales and marketing, Kamu harus menjadi ‘teman’ bagi customer, namun hal ini bukan berarti Kamu menjadi ‘musuh’ bagi hotel.

Baca juga: Cara Meyakinkan Customer untuk Membeli Produk dan Servis Hotel

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News