Cara Menspekulasi Kemungkinan Ancaman selama Escort and Carry

Cara Menspekulasi Kemungkinan Ancaman selama Escort and Carry

Editor AJAR.id

Cara Menspekulasi Kemungkinan Ancaman selama Escort and Carry

AJAR.id – Halo Ajarian! Sebagai salah satu perencanaan pelaksanaan escort and carry, khususnya ketika berkaitan dengan orang penting atau barang sangat berharga, menspekulasikan kemungkinan ancaman yang akan timbul merupakan salah satu hal wajib.

Berikut ini AJAR.id akan menjabarkan beberapa metode yang dapat digunakan dalam membuat spekulasi kemungkinan bahaya atau ancaman selama menjalankan escort and carry:

  1. Mengindikasikan sosok-sosok yang tampak mencurigakan di area hotel, atau sepanjang area yang akan dilalui selama proses escort and carry;
  2. Membuat wacana khusus dan prioritas keamanan di area hotel;
  3. Melibatkan pihak keamanan (security) ke dalam rapat perencanaan escort and carry demi memperkuat spekulasi kemungkinan ancaman yang akan timbul selama proses tersebut;
  4. Berkomunikasi dengan pihak tamu yang pernah menggunakan jasa escort and carry sehingga dari pengalaman mereka dapat dibuat gambaran akan kemungkinan bahaya berserta jenis-jenisnya;
  5. Memeriksa catatan peristiwa (kecelakaan atau tindakan kriminal) internal industri;
  6. Membuat jadwal persiapan pengamanan escort and carry dengan pihak keamanan eksternal (polisi) dalam rangka memperoleh data spekulasi yang lebih akurat dan pelaksanaan keamanan yang menjamin;
  7. Menjalin relasi dengan pihak industri (perhotelan) lain demi memperoleh informasi mengenai kemungkinan ancaman yang muncul selama melakukan escort and carry di area industri masing-masing;
  8. Melakukan inspeksi rutin di seluruh area hotel, khususnya di seputar area akses seperti jalan, lorong, dan penghubung antar departemen sehingga dapat dipantau:
  • Segala perubahan infrastruktur yang diberlakukan di dalam area perhotelan;
  • Segala perubahan fisik yang dilakukan di seputar area perhotelan;
  • Rute terbaik yang dapat dipilih sebagai jalur escort and carry;
  • Kesesuaian perencanaan escort and carry dengan prosedur operasi dan standar keamanan yang diberlakukan di area hotel;
  1. Berpartisipasi dalam berbagai pertemuan dan seminar pengamanan (security) dengan tujuan untuk mempelajari trend dan segala aktivitas terkini yang mungkin dialami oleh industri lain;
  2. Memeriksa semua media komunikasi dan pemantau demi mengantisipasi pelanggaran atau kriminalitas yang dapat terjadi sewaktu-waktu di area industri perhotelan.

Sebagai contoh spekulasi kemungkinan bahaya yang dapat timbul selama proses escort and carry, berikut ini merupakan beberapa jenis peristiwa yang dapat muncul:

  • Pencurian – terhadap barang berharga yang sedang dibawa.
  • Penyerangan – atau dapat juga dikategorikan sebagai perampokan di mana pelaku kriminal melakukan serangan fisik demi merebut barang bawaan yang sedang diantarkan.
  • Kecelakaan – baik kendaraan atau kesalahan teknis pada peralatan yang digunakan.
  • Ancaman verbal – dapat berupa hinaan, ancaman, dan teror.
  • Ancaman pembunuhan.
  • Ancaman perusakan.

Baca juga: Kebijakan Umum yang Diterapkan oleh Industri Terkait Escort and Carry

Salam Jempol!

By Patricius Adipratama

Recommended Posts

AJAR in The News