Contoh-Contoh Intervensi dalam Pelatihan K3 di Industri Perhotelan

Contoh-Contoh Intervensi dalam Pelatihan K3 di Industri Perhotelan

AJAR Hospitality

Contoh-Contoh Intervensi dalam Pelatihan K3 di Industri Perhotelan

AJAR.id – Halo Ajarian! Dalam artikel sebelumnya sempat disinggung mengenai efektivitas pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dalam perencanaannya, Kamu tentu perlu mengenal dulu berbagai intervensi dalam pelatihan K3 di industri perhotelan. Apa sajakah intervensi tersebut?

Intervensi pelatihan merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk memberikan pelatihan yang sesuai dengan kondisi dan situasi nyata di area kerja tertentu.

Oleh karena itu, Kamu perlu mengenal jenis-jenis intervensi pelatihan K3 tersebut terlebih dahulu. Berbagai intervensi terkait pelatihan K3 yang dapat Kamu berikan meliputi:

  1. Loka karya (Workshop) – para peserta pelatihan (karyawan) dibimbing untuk mengenali permasalahan-permasalahan seputar K3 yang umum terjadi di lingkungan kerja melalui beragam metode.

Metode-metode yang biasa digunakan dalam suatu loka karya meliputi kelas pelatihan, diskusi kelompok, praktek lapangan, atau studi kasus yang umumnya diberikan oleh seorang pembicara tamu.

  1. Penyampaian informasi – pihak manajemen atau pelatih memberikan informasi penting kepada seluruh pekerja melalui penyampaian verbal.

Sebagai materi pendukung, biasanya para peserta akan dibekali juga dengan pemberian catatan, materi presentasi, lembaran data, serta dokumen-dokumen cetak lain yang telah dipersiapkan oleh pihak pengelola pelatihan.

  1. Pelatihan dan arahan di area kerja – pengarahan yang dilakukan staf senior kepada para pekerja (khususnya karyawan baru) mengenai tata cara pelaksanaan kerja dan prosedur yang berlaku.

Kegiatan ini menjadi fondasi akan terjalinnya suatu kontribusi informasi, instruksi teknis, diskusi kelompok, saran dan masukan, serta pemecahan masalah K3.

  1. Kelas pelatihan – merupakan jenis pelatihan resmi yang diberikan oleh seorang instruktur atau pelatih mengenai satu topik tertentu yang berkenaan dengan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Kelas pelatihan biasanya dilakukan dengan disertai materi tertulis, baik yang ditampilkan dalam papan tulis maupun media cetak lain seperti handouts dan presentasi.

  1. Peragaan langsung – khususnya pada saat pelatih (atau pihak manajemen) ingin menunjukkan secara langsung teknik pelaksanaan suatu pekerjaan tertentu yang harus dilaksanakan oleh karyawan demi menghindari risiko kerja.

Peragaan langsung dapat dilakukan antara seorang mentor dan satu karyawan atau dalam bentuk kelompok kerja. Tujuan utamanya adalah untuk menunjukkan praktik kerja yang akan benar-benar dilakukan di area kerja tertentu.

  1. Pertemuan K3 – merupakan pertemuan-pertemuan khusus yang sengaja diadakan demi membahas masalah-masalah pokok mengenai keselamatan dan kesehatan kerja para karyawan.

Permasalahan-permasalahan terkait K3 tersebut dapat berupa pengenalan terhadap kebijakan baru, analisa data kecelakaan kerja, penjelasan produk, peralatan, atau prosedur baru yang diterapkan dalam industri tersebut.

Pentingnya dilakukan kegiatan intervensi dalam pelatihan K3 bertujuan adalah untuk mewujudkan pelatihan terkait keselamatan dan kesehatan kerja yang efektif dan bermanfaat bagi seluruh karyawan industri perhotelan.

Baca juga: Mengintegrasikan Pelatihan K3 ke dalam Pelatihan Umum di Industri Perhotelan

Salam Jempol!

By Patricius Adipratama

Recommended Posts

AJAR in The News