Corona Virus, Beralih dari Mode Belajar Konvensional ke Virtual Training

Corona Virus, Beralih dari Mode Belajar Konvensional ke Virtual Training

Ikin

Corona Virus, Beralih dari Mode Belajar Konvensional ke Virtual Training

AJAR.id - seperti kita ketahui bahwa dampak dari penyebaran Virus Corona menyebabkan berbagai negara melakukan Lock Down dimana semua kegiatan dihentikan, termasuk kegiatan belajar dan bisnis. Lalu, apa yang mereka lakukan agar proses belajar mengajar masih tetap bisa berjalan? 

Untuk menahan laju penyebaran virus, negara-negara di Timur Tengah dan Arab Saudi memutuskan untuk menutup sekolah dan melarang warganya untuk berkunjung ketempat-tempat keramaian. Negara-negara Middle East dan Arab Saudi memahami bahwa pendidikan tidak boleh berhenti dan tetap harus berjalan seperti biasa. Akhirnya, mereka mewajibkan semua institusi pendidikan untuk menggunakan mode belajar virtual.  

Virtual Training merupakan proses belajar jarak jauh dengan menggunakan Video Conference dimana peserta bisa belajar dari mana saja selama mereka memiliki bandwith internet yang cukup dan Laptop/PC untuk mengikuti sesi belajar mengajar.

Idealnya, peserta setidaknya memiliki internet dengan kecepatan 350 Kbp/s, sehingga ketika Trainer menampilkan materi belajar kedalam layar dan ketika mengajak diskusi untuk membahas topik-topik dapat berjalan dengan lancar jaya. Untuk mengetahui kecepatan internet, kamu bisa menggunakan tools ini: 

Kamu mengakses konten premium, untuk memberikan pengalaman yang lebih baik kamu dapat membaca semua konten premium kami GRATIS hanya melalui Apps.
Download Sekarang!!

AJAR in The News


DTA Square
Babarsari, Caturtunggal
Depok, Kab. Sleman
Daerah Istimewa Yogyakarta
55281 - Indonesia

Subscribe to our newsletter