Hal Penting untuk Diperhatikan saat Mengisi Incident Report

Hal Penting untuk Diperhatikan saat Mengisi Incident Report

Editor AJAR.id

Hal Penting untuk Diperhatikan saat Mengisi Incident Report

AJAR.id – Hello Ajarian! Ketika ada sebuah insiden yang terjadi di hotel, baik yang disebabkan oleh alat, manusia, maupun karena bencana alam, hotel memiliki aturan agar staf terkait membuat pelaporan tertulis. Laporan ini biasa disebut sebagai incident report.

Incident report wajib diisi khususnya bila Kamu merupakan orang yang memberikan pertolongan pertama kepada korban. Selain untuk arsip perusahaan, laporan ini juga bisa menjadi bahan evaluasi untuk merancang tindakan pencegahan agar insiden tidak terulang kembali atau untuk diserahkan sebagai klaim asuransi.

Apa yang perlu diperhatikan saat mengisi incident report?

Dalam membuat pelaporan, hal yang penting untuk dicantumkan adalah fakta-fakta yang ada, bukan hanya sekadar asumsi pribadi. Fakta-fakta tersebut dapat berupa:

  1. Keterangan waktu saat Kamu diutus untuk menangani insiden
  2. Keterangan waktu saat Kamu tiba di lokasi
  3. Tanggal kejadian
  4. Lokasi kejadian  
  5. Nama korban
  6. Keterangan waktu dimana layanan medis dihubungi, serta siapa orang yang ditugaskan menghubunginya
  7. Keterangan waktu saat layanan medis tiba dan nama layanan tersebut
  8. Rincian kondisi korban saat Kamu tiba di lokasi (posisi korban, tanda-tanda vital, diagnosa awal, dll)
  9. Pertolongan pertama yang diberikan kepada korban – jelaskan dengan rinci tindakan yang dilakukan misalnya memberi resusitasi jantung (CPR) atau pernapasan mulut ke mulut
  10. Rincian tindakan yang dilakukan untuk memindahkan korban karena ada bahaya yang mengancam
  11. Rincian tindakan yang dilakukan untuk mencegah adanya cedera lebih lanjut pada korban, atau mencegah bertambahnya korban yang lain

Kemudian, catat juga apa saja yang terjadi kepada korban, misalnya: ‘Korban dibawa oleh ambulans ke rumah sakit A’. Setelah itu barulah Kamu mengidentifikasi penyebab korban cedera, sebagai contoh: ‘Korban terpeleset di lantai kamar mandi yang licin’ atau ‘ Tangan korban terbakar akibat menyentuh oven panas di kitchen.

Dalam membuat laporan, Kamu juga sebaiknya menuliskan saran mengenai tindakan yang bisa dilakukan untuk mencegah hal yang sama terulang di kemudian hari.

Terakhir, beri tanda tangan dan nomor teleponmu serta tanggal laporan tersebut dibuat.

Aturan yang berlaku di hotel

Tiap hotel memiliki aturan tersendiri mengenai aturan dalam menyerahkan incident report. Berikut contoh aturan yang umumnya diberlakukan hotel:

  • Laporan harus diserahkan sesegera mungkin pasca kejadian. Sebagai contoh, laporan harus diserahkan di hari yang sama dengan tanggal kejadian tersebut
  • Laporan harus dibuat oleh individu yang terkait dalam penanganan kejadian dan tidak boleh didiskusikan dengan staf lain
  • Laporan harus dalam bentuk tertulis. Meski laporan dalam bentuk verbal juga diterima, namun laporan tertulis tetap harus diserahkan
  • Laporan harus diteruskan kepada manajer atau pihak lain yang terkait (misalnya petugas asuransi) dalam kurun waktu yang ditetapkan
  • Laporan harus diarsipkan untuk referensi di masa mendatang

Mayoritas hotel mewajibkan karyawannya untuk mengisi incident report atau laporan internal lain yang relevan untuk menjelaskan insiden yang terjadi di hotel. Melalui pelaporan ini, hotel mampu memahami insiden secara keseluruhan sehingga bisa ditetapkan langkah-langkah preventif untuk mencegah agar insiden tidak terulang.

Baca juga: Pentingnya Mencari Bantuan untuk Pertolongan Pertama dalam Kecelakaan

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News