Implementasi Learning Pills untuk Dunia Perhotelan

Implementasi Learning Pills untuk Dunia Perhotelan

Ikin

Implementasi Learning Pills untuk Dunia Perhotelan

AJAR.id - Halo Sahabat AJARIAN, pernahkah Kamu “sakit” dan “minum” obat setiap hari? Tentunya pernah bukan. Seperti yang Kamu ketahui, umumnya dokter memberikan resep untuk meminum obat dengan takaran tertentu, misalnya 1 X 3 sehari. Dengan minum obat sesuai resep tersebut, harapannya Kamu dapat sembuh dari sakit.

Begitu pula dalam konsep pembelajaran, konsep tersebut dinamakan Learning Pills, yaitu proses belajar yang dilakukan secara teratur dengan konten yang sedikit demi sedikit diberikan kepada peserta.

Konsep Learning Pills ini banyak sekali diterapkan di hotel dan umumnya mereka menyebutnya sebagai 15 minutes training. Hotel yang sukses adalah mereka yang menerapkan “budaya” belajar tinggi bagi para karyawannya.

Proses penyampaian konten belajar dilakukan dengan memecah konten besar menjadi sebuah konten kecil. Misalnya, untuk melakukan proses check in, Kamu akan melakukan step-step seperti menyambut tamu, mengonfirmasi reservasi, meminta deposit, hingga membuatkan kunci kamar.

Jika semua proses kerja tersebut dilakukan sekaligus, maka besar kemungkinan proses transfer kompetensi tidak efektif dan efisien karena setiap step yang akan diajarkan mengandung beberapa unsur kompetensi.

Contohnya:

Pertama adalah “Cara Menyambut Tamu”, yang mengandung unsur “Attitude”  yang harus diajarkan dengan metode “Role Play”.

Kedua adalah “Cara Mengonfirmasi Reservasi” yang mengandung dua unsur yaitu “Attitude” dan “Skill”, di mana attitude adalah cara melakukan konfirmasi ke tamu yang meliputi penggunaan keterampilan komunikasi yang mencakup verbal dan non verbal. Sedangkan “Skill” adalah keterampilan khusus bagaimana mengoperasikan sistem untuk melihat reservasi dari tamu.          

Ketiga adalah “Cara Meminta Deposit kepada Tamu”, di sini mereka harus mengetahui kebijakan hotel mengenai besaran deposit (Knowledge) dan mengomunikasikan ke tamu (Attitude) serta memproses deposit ke dalam sistem (Skill).

Oleh karena itu, dengan mengadopsi strategi belajar learning pills, maka proses transfer kompetensi menjadi lebih efektif dan efisien.  Namun, untuk menerapkan strategi belajar ini diperlukan komitmen yang kuat dari jajaran manajemen untuk menjaga budaya belajar bagi semua timnya.

Jadi, sudahkah Kamu menerapkan learning pills di hotelmu dan menjadi dokter terbaik bagi karyawanmu?     

Salam Jempol!

By Ikin  Solikin

Recommended Posts

AJAR in The News