Ini Nih Aturan Hukum yang Mengatur Lost and Found

Ini Nih Aturan Hukum yang Mengatur Lost and Found

AJAR Hospitality

Ini Nih Aturan Hukum yang Mengatur Lost and Found

AJAR.id – Hello Ajarian! Setiap hotel memiliki aturan tersendiri yang mengatur penanganan barang lost & found, mulai dari bagaimana penyimpanannya hingga proses pengembalian kepada pemilik barang. Dalam artikel ini, AJAR.id akan menjelaskan contoh aturan hukum yang berlaku dalam hotel terkait barang lost & found, simak yuk!

Hukum Negara

Penemuan barang tertinggal di hotel akan disimpan dalam storage room hingga kurun waktu tertentu atau bisa diserahkan ke pihak berwajib, terutama untuk barang yang bernilai tinggi (valuable items). Hukum negara dapat menjadi acuan dalam penanganan lost & found, salah satu contohnya adalah Pasal 1977 ayat (1) KUHP yang mengatur tentang hukum barang temuan atau pasal 372 KUHP mengenai sanksi pidana: “Barang siapa dengan sengaja memiliki dengan melawan hak sesuatu barang yang sama sekali atau sebagiannya termasuk kepunyaan orang lain dan barang itu ada dalam tangannya bukan karena kejahatan, dihukum karena penggelapan, dengan hukuman penjara selama-lamanya empat tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp 9.000.000.00,-“

Duty of Care

Duty of care adalah aturan di mana pihak hotel diwajibkan untuk menyimpan setiap barang lost & found dengan maksud untuk mengembalikan kepada pemiliknya yang sah. Kewajiban ini meliputi tindakan untuk melindungi barang-barang tersebut agar tidak disalahgunakan pihak tidak bertanggung jawab. Aturan duty of care diberlakukan untuk mencegah:

  • Barang dikembalikan kepada orang yang salah
  • Hilangnya barang setelah disimpan dalam storage room
  • Kerusakan yang timbul akibat tindakan/peristiwa di dalam hotel.

Melanggar duty of care atas barang lost & found dapat mengakibatkan tamu menuntut hotel atas kelalaian menangani barang. Maka dari itu, diberlakukan aturan hukum lainnya yaitu ‘jaminan gratis’ atau gratuitous bailment. Peraturan jaminan gratis ini menandakan bahwa hotel bersedia menjamin perawatan barang tanpa menagihkan biaya apapun kepada pemilik barang yang datang untuk mengklaimnya. Dengan memberlakukan gratuitous bailment, berarti pihak hotel telah menyetujui untuk:

  • Tidak menggunakan barang lost & found untuk kepentingan sendiri
  • Merawat barang sehingga ketika dikembalikan tetap dalam kondisi yang sama saat pertama ditemukan
  • Membuktikan bahwa telah mengurus dan merawat barang, jika pemiliknya menggugat hotel
  • Bersedia dituntut oleh pemilik barang jika barang dikembalikan dalam kondisi rusak, dengan catatan bahwa pemilik bisa membuktikan kelalaian yang dilakukan hotel.

Semua hal yang telah disebutkan di atas, AJAR.id ilustrasikan sebagai berikut:

Sahabat Ajarian, itulah beberapa contoh aturan hukum dalam menangani barang lost and found. Sebagai penyedia fasilitas, hotel patut berkomitmen untuk menjaga barang temuan hingga dikembalikan ke pemiliknya.

Baca juga: Cara Menjelaskan Letak Fasilitas Lost and Found

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News