Jenis-Jenis Keju yang Digunakan dalam Pembuatan Dessert

Jenis-Jenis Keju yang Digunakan dalam Pembuatan Dessert

AJAR Hospitality

Jenis-Jenis Keju yang Digunakan dalam Pembuatan Dessert

AJAR.id – Hello Ajarian! Keju adalah jenis makanan olahan susu yang lezat dan memiliki peran penting dalam hampir setiap masakan di dunia, terutama untuk membuat makanan penutup alias dessert. Ada ratusan dan ribuan keju yang ada di seluruh planet ini, dengan hampir semua negara memproduksi jenis keju mereka sendiri.

Mari tahu lebih banyak tentang jenis-jenis keju yang umum digunakan dalam makanan penutup!

  1. Bakers Cheese
    Merupakan jenis keju segar yang belum matang dengan kandungan rendah lemak. Bakers cheese atau keju baker mirip dengan keju cottage, hanya saja tidak memiliki dadih dan rasanya sedikit lebih asam. Keju Baker digunakan dalam cheesecake dan isian keju untuk pastry. Keju ini bisa dibekukan untuk memperpanjang usianya.
  2. Cottage Cheese
    Cottage cheese adalah keju putih kental dan lembut yang dapat dibeli dengan dadih kecil atau besar. Jenis keju ini sering dibuat dengan susu sapi skim pasteurisasi. Kamu bisa menggunakan cottage cheese sebagai produk alternatif rendah lemak untuk krim keju serta untuk pancake dan isian crepe.
  3. Cream Cheese
    Cream cheese memiliki bau yang agak tajam serta bertekstur halus dan lembut. Keju lunak dan mentah ini terbuat dari susu sapi yang dibiakkan dengan bakteri. Cream cheese adalah bahan yang populer untuk berbagai jenis kue keju, adonan pastry, kue tar, dan kue kering.
  4. Goats Milk Cheese
    Keju dari susu kambing ini juga dikenal sebagai Chèvre di Perancis. Keju susu kambing memiliki banyak variasi tekstur, mulai dari yang sangat kering hingga jenis yang lunak dan creamy. Variasi lainnya yaitu jenis keju yang segar dan dimatangkan.
  5. Mascarpone
    Produk ini secara tradisional merupakan keju Italia dengan triple krim yang dibuat dari susu sapi. Mascarpone berasal dari Tuscany dan Lombardy.

Krim dikurangi hingga mendekati konsistensi triple crème untuk memberikan tekstur keju lembut, halus, kaya, dengan kandungan lemak yang sangat kaya 25-60%, tergantung pada produsennya.

Cara terbaik untuk menyimpan mascarpone adalah dengan menaruhnya di kemasan asli, lalu disimpan dalam lemari pendingin bersuhu di bawah 5ºC, pastikan kemasan tertutup rapat ya! Karena, setelah kemasan dibuka, mascarpone hanya bisa bertahan satu minggu saja

Mascarpone biasa digunakan untuk membuat tiramisu, gelatin, sebagai isian crepes, disajikan dengan buah segar, atau untuk membuat cheesecake. Kandungan lemak dan air dalam mascarpone sangat rentan pecah, karena pada dasarnya mascarpone mengandung lemak yang tinggi. Karena alasan ini, proses agitasi mekanis minimum harus diterapkan ketika Kamu menggunakan dengan mascarpone.

Itulah jenis-jenis keju yang umum digunakan dalam pembuatan dessert. Pastikan Kamu memilih jenis keju yang tepat dan cocok untuk menciptakan dessert yang lezat!

Baca juga: 9 Jenis Gula Rafinasi yang Patut Kamu Ketahui

Salam Jempol!

By: Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News