Jenis-Jenis Whiskey yang Harus Diketahui Staf F&B Service

Jenis-Jenis Whiskey yang Harus Diketahui Staf F&B Service

Editor AJAR.id

Jenis-Jenis Whiskey yang Harus Diketahui Staf F&B Service

AJAR.id – Hello Ajarian! Di dalam sebuah restoran, tentu bukan hanya makanan saja yang dijual, namun juga minuman. Minuman yang dijual di restoran umumnya berupa non-alkohol, tetapi banyak pula yang menjual minuman beralkohol khususnya di bar dan kafe.

Salah satu minuman beralkohol yang populer adalah whiskey.

Whiskey disuling dari biji-bijian (barley, gandum hitam, jagung, serealia) yang dibuat dengan alat penyulingan. Dari berbagai cara untuk memproduksi wiski, empat jenis yang paling utama adalah: scotch, Irish, bourbon, dan rye.

Mari kita pelajari lebih lanjut!

1. Scotch Whiskey
Scotch whiskey memiliki dua tipe – grain dan malt. Apabila kedua tipe tersebut dicampur, maka akan menjadi jenis blended whiskey seperti Haig, Johnnie Walker dan J & B. Rasio standar untuk pencampuran adalah 60% grain dan 40% malt. Proses pencampuran (blending) bisa membutuhkan hingga 30 whiskey dari berbagai usia untuk menciptakan campuran yang sempurna.

Pada mulanya, hanya malt whiskey yang berasal dari daerah Highland yang bisa disebut wiski asli. Namun kini sebutan wiski tidak hanya terbatas kepada hasil produksi daerah tersebut saja. Malt sangat disukai oleh para pecinta wiski yang memiliki preferensi pribadi. Wiski malt berwarna lebih terang dan lebih halus dari wiski lainnya.

2. Grain Whiskey
Grain whiskey berasal dari Skotlandia, yang terbuat dari jagung dan barley. Rasanya ringan dan tanpa ada rasa gambut yang membekas. Grain whiskey jarang diminum langsung, karena fungsi utamanya adalah sebagai campuran dengan cairan wiski lain.

3. De Luxe Scotch Whiskey
Wiski ini berusia lebih tua dan rasanya lebih lembut dari wiski pada umumnya, dengan campuran usia tujuh hingga dua belas tahun.

4. Malt Whiskey
Merupakan wiski yang dibuat dari malt (jelai yang dikecambahkan). Proses malting dilakukan dengan menyebarkan jelai yang dibasahi di lantai yang hangat, sehingga biji mulai berkecambah. Proses ini mengubah pati menjadi gula, juga dikenal sebagai maltosa. Selanjutnya, dikeringkan pada suhu yang lebih panas menggunakan gambut. Asap gambut memberikan rasa yang unik.

Merek yang terkenal yaitu:

  • Johnnie Walker
  • Ballantine’s
  • The Famous Grouse
  • Chivas Regal
  • Haig’s Dimple

5. Irish Whiskey
Pada dasarnya, proses pembuatan Irish Whiskey sama dengan pembuatan whiskey pada umumnya, namun dengan sedikit variasi. Bahan dasarnya tidak sepenuhnya menggunakan barley dan proses pengeringan dilakukan dengan api dari batu bara.

Contoh merek Irish Whiskey adalah:

  • Jameson
  • Paddy’s
  • Tullamore Dew.

6. Bourbon and Rye Whiskies
Bourbon berasal dari USA, tepatnya di negara bagian Kentucky. Sedangkan Rye berasal dari Amerika dan Kanada. Keduanya sama-sama diproduksi dari biji-bijian (terutama jagung) yang disuling dalam bejana penyulingan bentuk Continuous, kemudian didiamkan dalam barel kayu.

Bourbon akan disimpan dalam ruang penyimpanan bersuhu dingin, sementara Rye di ruangan suhu panas. Keduanya sama-sama lebih ringan daripada scotch. Merek yang populer adalah:

  • Wild Turkey Kentucky Straight Bourbon Whiskey
  • Jack Daniel’s Sour Mash Whiskey
  • Jim Beam Kentucky Straight Bourbon Whiskey
  • Cougar Bourbon.

Baca juga: Berbagai Cara untuk Menambah Wawasan Seputar Food and Beverage

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News