Karakter Wisatawan Amerika dan Jerman

Karakter Wisatawan Amerika dan Jerman

Editor AJAR.id

Karakter Wisatawan Amerika dan Jerman

AJAR.id – Hello Ajarian! Dari tahun ke tahun, jumlah kunjungan wisatawan asing ke benua Asia semakin meningkat. Negara-negara di Asia kini juga menjadi primadona tujuan wisata untuk berlibur.

Maka dari itu, sebagai seorang hotelier Kamu perlu mengetahui karakter dan latar belakang kultur para tamu hotel agar bisa memberikan pelayanan memuaskan kepada mereka. Dalam artikel ini, AJAR.id akan menjelaskan seperti apa karakter wisatawan yang berasal dari Amerika dan Jerman. Simak di bawah ini yuk!

Wisatawan Amerika (American Tourists)

  • Mereka biasanya melakukan jabat tangan dan eye contact pada awal pertemuan, di mana pria yang cenderung menunggu wanita mengulurkan tangannya dan tidak memulai jabat tangan lebih dulu.
  • Americans sangatlah detil dalam memesan makanan dan minuman, misalnya saat memesan toast (roti panggang). Mereka akan meminta jenis roti hingga level panggangan yang diinginkan dengan rinci. Jangan anggap ribet permintaan mereka lho, Kamu harus tetap melayaninya dengan tulus dan profesional.
  • Faktanya, turis Amerika akan menjaga eye contact selama percakapan berlangsung dan mereka tidak nyaman bila ada awkward silence di tengah pembicaraan.
  • Berikan penjelasan dengan terperinci kepada Americans. Mereka gemar mengajukan pertanyaan-pertanyaan sebelum memutuskan untuk membeli product dan service yang ada. Mereka juga mengharapkan jawaban yang jelas dan akurat. 

Wisatawan Jerman (German Tourists)

  • Saat pertama bertemu, turis Jerman hanya akan berjabat tangan singkat saja.
  • Pelayanan yang diberikan haruslah cepat dan efisien. Turis Jerman itu anti ribet! Mereka juga tidak suka dibiarkan menunggu tanpa ada alasan yang jelas.
  • Germans akan menilai penampilan Kamu, bila terlihat tidak rapi maka dianggap tidak kompeten dalam pekerjaan.
  • Tunjukkan sikap respect saat Kamu berbicara pada mereka dengan menggunakan panggilan ‘Sir’ atau ‘Madam’.
  • Jangan mudah tersinggung bila perkataan mereka terkesan kasar, hal ini dikarenakan turis Jerman cenderung to the point untuk mengatakan apa yang mereka inginkan.
  • Bila mereka mengacungkan jempol, berarti menyatakan angka ‘satu’, dan mengetuk buku-buku jari di meja adalah cara turis Jerman untuk menyapa tamu yang mereka kenal di tempat tersebut.
  • Hindari melontarkan jokes atau mencoba bergurau dengan turis Jerman, apalagi bila Kamu belum cukup mengenal mereka! Takutnya, selera humor Kamu malah disalahartikan atau membuat suasana justru menjadi awkward.
  • Selalu jelaskan informasi yang tepat dan akurat, jangan memberikan informasi yang belum jelas (Kamu belum tahu kebenarannya akan informasi tersebut).
  • Turis Jerman jarang mengatakan ‘Please’ dan ‘Thank you’ karena tidak terbiasa, bukan berarti mereka tidak sopan. Hal ini hanya perihal kultur yang berbeda dengan orang Asia.

Sahabat Ajarian, itulah beberapa karakter, kebiasaan dan kultur turis Amerika dan Jerman yang bisa Kamu pelajari untuk mendukung cara berkomunikasi dengan mereka. Jadi, jangan kagok lho saat Kamu berhadapan dengan tamu mancanegara di hotel. Pahamilah bahwa kultur mereka berbeda dengan kultur Asia, namun hal ini bukan menjadi alasan bagi Kamu untuk tidak menghormati perbedaan tersebut.

Baca juga: 9 Pertanyaan yang Sering Diajukan Tamu Hotel

Salam jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News