Kelebihan dan Kekurangan In-House Laundry Service

Kelebihan dan Kekurangan In-House Laundry Service

Editor AJAR.id

Kelebihan dan Kekurangan In-House Laundry Service

AJAR.id – Hello Ajarian! Hotel bisa memilih apakah ingin mendirikan in-house laundry atau menggunakan jasa off-site laundry. Pertimbangan untuk memilih layanan laundry hotel tergantung dari ukuran/skala hotel, lokasi serta peringkat bintang hotel. Hotel-hotel bintang lima biasanya memiliki in-house laundry karena lebih efektif dan efisien untuk melakukan kontrol.

In-house laundry berfungsi untuk melayani kebutuhan laundry linen hotel, seragam staf serta pakaian tamu. Selain itu, in-house laundry umumnya juga dilengkapi dengan fasilitas dry cleaning.

Dalam artikel ini, AJAR.id akan menjelaskan beberapa kelebihan dan kekurangan memiliki in-house laundry di hotel. Simak selengkapnya yuk!

Kelebihan memiliki In-House Laundry

  1. Hotel memiliki kontrol penuh atas kualitas proses laundry yang berlangsung. Hotel juga bebas memilih kualitas dan kuantitas linen yang diinginkan.
  2. Hotel bisa mengatur jadwal staf laundry serta jadwal maintenance dan perbaikan mesin. Misalnya, hotel mengurangi staf saat sedang low season dan memperpanjang shift para staf ketika peak season.
  3. Apabila in-house laundry juga menerima permintaan laundry dan dry cleaning dari tamu, maka hotel akan mendapat revenue yang bisa mengimbangi biaya operasional.

Kekurangan memiliki In-House Laundry

  1. Hotel perlu mengeluarkan modal awal yang cukup besar untuk membeli peralatan laundry termasuk biaya instalasi dan maintenance.
  2. Modal yang besar juga diperlukan untuk membeli seluruh kebutuhan linen untuk kamar hotel dan restoran, termasuk stok linen cadangan.
  3. Hotel harus mencari lokasi untuk meletakkan fasilitas laundry Hal ini berarti ruangan atau lahan yang semestinya bisa dimanfaatkan untuk pemasukan hotel (misalnya restoran) harus dikorbankan untuk menjadi lokasi in-house laundry.
  4. Akan ada kebutuhan staf tambahan yang harus direkrut, dilatih, dan diatur.
  5. Hotel perlu membeli laundry supplies seperti chemical, trolley, packaging, dan hanger.
  6. Diperlukan biaya utilitas tambahan untuk gas, listrik, air, dan pembuangan limbah.
  7. Memiliki in-house laundry berdampak pada adanya suara bising dan getaran, sehingga lokasinya harus jauh dari area tamu beraktivitas.
  8. Perlu adanya storage area yang memadai untuk menyimpan linen bersih dan kotor.
  9. Pada situasi ketika sebagian besar mesin rusak, staf laundry pun menganggur dan produksi terhambat. Hal ini bisa mengakibatkan hotel kekurangan stok linen bersih karena linen kotor menumpuk.

Menjalankan in-house laundry membutuhkan perencanaan yang matang dan berbagai pertimbangan yang harus diperhatikan. Hotel harus memastikan bahwa fasilitas in-house laundry akan mendukung operasional, bukan malah sebaliknya: membuang-buang uang dan efisiensi waktu.

Salam jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News