Koordinasi antara Hotel dengan Pihak Eksternal untuk Melayani Tamu

Koordinasi antara Hotel dengan Pihak Eksternal untuk Melayani Tamu

Editor AJAR.id

Koordinasi antara Hotel dengan Pihak Eksternal untuk Melayani Tamu

AJAR.id – Hello Ajarian! Ketika ada tamu yang memesan kamar di hotelmu, hal ini bisa berpengaruh kepada pihak-pihak di luar hotel. Sebagai contoh, terdapat konferensi skala internasional yang diselenggarakan di hotel dan seluruh peserta juga menginap di hotelmu. Konferensi tersebut berlangsung selama 3 hari dengan 500 orang peserta yang datang dari berbagai negara. Hal ini tentu berpengaruh kepada pelaku pariwisata di kota tersebut.

Nah, siapa saja pihak eksternal yang perlu dikoordinasikan?

  1. Airlines
    Pihak maskapai perlu diberitahu untuk memastikan ketersediaan tiket dan mengatur on-board meal.
  2. Perusahaan taksi, penyewaan mobil dan bus
    Dengan meningkatnya jumlah wisatawan di kotamu, maka penyedia transportasi perlu mempersiapkan armada yang memadai termasuk ketersediaan driver untuk mendukung mobilitas wisatawan.
  3. Toko dan restoran lokal
    Ada kalanya hotel perlu menginformasikan kepada toko dan restoran lokal terkait kedatangan wisatawan dalam jumlah besar ke kota tersebut. Tujuannya agar mereka memperpanjang jam operasional sehingga wisatawan bisa berbelanja dan bersantap lebih lama.
  4. Destinasi wisata
    Ada beberapa situasi yang membuat hotel harus berkoordinasi dengan destinasi wisata lokal yang ada, contohnya:
  • Memasukkan destinasi-destinasi wisata ke dalam itinerary para peserta acara
  • Meminta pengelola destinasi wisata untuk memperpanjang jam operasionalnya
  • Menginformasikan agar destinasi wisata tersebut menambah staf.
  1. Travel agent
    Ketika ada tamu hotel yang memesan kamar melalui travel agent, maka hotel akan memberikan komisi kepada travel agent tersebut.  

Selain pihak-pihak di atas yang perlu diinformasikan terkait kedatangan tamu hotel dalam jumlah besar, hotel juga perlu berkoordinasi dengan pihak eksternal untuk menjadi perantara penjualan.

Sebagai contoh, hotel menyediakan paket wisata ke destinasi A untuk tamu. Hotel bisa mengambil kesempatan untuk menawarkan kepada tamu yang ingin mereservasi meja di restoran yang berada di area destinasi tersebut. Dengan cara ini, baik hotel dan restoran pun mendapat keuntungan.

Baca juga: 3 Peran Utama Departemen Reservasi di Hotel

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News