Mempelajari dan Menyesuaikan Diri dengan Lingkungan Kerja Industri Perhotelan

Mempelajari dan Menyesuaikan Diri dengan Lingkungan Kerja Industri Perhotelan

Editor AJAR.id

Mempelajari dan Menyesuaikan Diri dengan Lingkungan Kerja Industri Perhotelan

AJAR.id – Halo Ajarian! Kamu pasti sudah mengetahui bahwa setiap pekerjaan tentunya memiliki kondisi serta situasi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, menyesuaikan diri dengan kondisi dan situasi lingkungan kerja sangatlah penting.

Dengan memahami kondisi serta situasi lingkungan kerjamu, Kamu tentu akan dapat semakin bersikap bijaksana dalam bersikap dan menanggapi keadaan kerja, yang mungkin terkadang di luar ekspektasi.

Untuk lebih memahami bagaimana kondisi dan situasi di lingkungan kerjamu, ada baiknya bila Kamu mengenal faktor-faktor yang mempengaruhinya seperti:

  • Luas area kerja
  • Jumlah karyawan
  • Pengalaman yang dimiliki para karyawan
  • Usia, ketersediaan dan kondisi sarana dan prasarana area kerja
  • Jenis produk, layanan, dan fasilitas yang tersedia
  • Karakter dan jumlah pelanggan/tamu yang datang
  • Peraturan dan target yang diharapkan oleh pemilik atau pimpinan kerja
  • Jenis area kerja (apakah di dalam atau luar ruangan)
  • Waktu kerja (siang atau malam hari).

Meskipun berbeda-beda dari tempat satu ke tempat lainnya, tapi kondisi dan situasi di lingkungan kerja dapat secara umum diidentifikasikan dengan:

  1. Tingkat interaksi sosial di lingkungan kerja – pada dasarnya industri perhotelan (hospitality industry) dapat dikatakan sebagai people business di mana komunikasi merupakan kunci utama dari bisnis ini. Kamu tentu akan kerap menjumpai orang-orang dengan latar belakang, kondisi, perwatakan, serta pola pikir yang berbeda-beda.
  1. Mobilitas kerja – hal ini dapat dilihat dari tipe atau tuntutan kerjamu. Apakah jenis tanggung jawabmu mengharuskanmu untuk berdiri dalam waktu lama, bergerak, atau duduk di depan layar komputer. Seorang dengan mobilitas kerja yang tinggi tentu akan lebih mudah lelah ketika berkomunikasi dengan orang lain.
  1. Tekanan kerja – bekerja di bawah tekanan tentu amat berpengaruh terhadap cara seseorang berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Dalam hal ini, dunia perhotelan merupakan industri yang mengedepankan ketepatan waktu serta kecekatan kerja.
  1. Kecekatan kerja – Kamu diharuskan untuk dapat bekerja dengan cepat. Misalnya, ketika menerima pesanan tamu, menyajikan makanan dan minuman, memeriksa jadwal check-in dan check-out tamu, mempersiapkan pertemuan, membersihkan ruangan, mengorganisir tur dan berbagai tanggung jawab lain.
  1. Pergantian (shift) – ketika Kamu bekerja (atau akan bekerja) dalam dunia perhotelan, Kamu tentu diwajibkan untuk dapat bekerja secara shift. Hal ini tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi Kamu yang baru saja akan masuk ke dalam dunia perhotelan. Misalkan, Kamu mendapat jadwal shift malam, akhir pekan atau hari libur sementara teman-temanmu atau keluargamu sedang asik berlibur atau beristirahat.

Demikian sekilas gambaran umum dan faktor-faktor yang dapat menentukan situasi dan kondisi lingkungan kerja dalam dunia perhotelan. Tentu saja, cara terbaik untuk dapat semakin mengenal dan menyesuaikan diri dalam lingkungan kerja adalah dengan mengamati serta bersikap terbuka terhadap semua kemungkinan di lingkungan kerjamu.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Baca juga: 8 Tips Membangun Hubungan Erat dengan Tamu

Salam Jempol!

By Patricius Adipratama

Recommended Posts

AJAR in The News