Mengapa Area Hotel Wajib Dipelihara Kebersihannya?

Mengapa Area Hotel Wajib Dipelihara Kebersihannya?

Editor AJAR.id

Mengapa Area Hotel Wajib Dipelihara Kebersihannya?

AJAR.id – Hello Ajarian! Saat tamu pertama tiba di hotel, first impression adalah hal yang paling melekat di ingatan mereka. Bila tamu menginjakkan kaki di pintu masuk lalu melihat sampah berceceran, asbak dan trash bin yang isinya meluber, kaca jendela yang kotor atau bohlam lampu yang mati, maka kesan tamu terhadap hotel pun menjadi tidak menyenangkan.

Kamu harus selalu memastikan area hotel telah dibersihkan sesuai standar dan selalu melaporkan bila ada kerusakan atau malfungsi benda. Caranya adalah melakukan kegiatan cleaning dan maintenance secara berkala.

Apa yang dimaksud dengan kegiatan cleaning dan maintenance?

  • Cleaning adalah kegiatan untuk menghilangkan segala kotoran yang terlihat pada sebuah area dengan cara yang benar, baik menggunakan peralatan mekanis maupun cairan kimiawi, sehingga area tersebut memenuhi standar kebersihan yang ditetapkan. Kegiatan ini merupakan bentuk investasi terhadap aset-aset hotel.
  • Maintenance adalah proses pemeliharaan furnitur, perlengkapan dan peralatan hotel agar selalu berada dalam kualitas yang prima sesuai standar hotel, sehingga keseluruhan penampilan area hotel terlihat konsisten.

Mengapa proses cleaning dan maintenance area hotel itu diperlukan?

Ada beberapa alasan utama, yaitu:

  1. Untuk Mematuhi Aturan yang Berlaku
  • Bila pengawas kesehatan di kotamu memiliki aturan kesehatan yang secara spesifik mengatur tentang tata cara pembersihan dan pemeliharaan area hotel, maka Kamu harus menaati aturan tersebut. Kamu bisa menanyakan kepada Supervisor atau Manajer terkait standar kebersihan yang ditetapkan hotel.
  • Area hotel harus selalu dibersihkan dan disterilkan untuk mencegah terjadinya infeksi silang dari satu tamu ke tamu lain. Hal ini juga mencegah food poisoning.
  • Gagal membersihkan area hotel dengan benar dan menghilangkan sampah dapat mengakibatkan serangan hama dan bau busuk yang disebabkan oleh sampah yang membusuk.
  • Area hotel yang tidak dibersihkan dengan benar bisa berdampak pada kelangsungan bisnis melalui adanya komplain tamu dan inspeksi yang dilakukan pengawas kesehatan.
  1. Untuk Memperpanjang Umur Peralatan dan Perlengkapan Hotel
    Hotel memiliki investasi besar pada gedung, desain, serta furnitur yang ada di guest room dan public area. Bila tidak dibersihkan dan di-maintain secara berkala, perlengkapan dan peralatan yang ada di hotel akan mudah usang sehingga harus sering diganti. Hal ini tentu menambah beban biaya yang harus dikeluarkan. Sebagai contoh, bila karpet di koridor tidak pernah di-vacuum, lambat laun kualitas karpet akan menurun dan usang. Sehingga, karpet harus diganti karena bila dibersihkan saja tidak cukup untuk mengembalikan kondisi karpet seperti semula.
  2. Untuk Menciptakan Guest Experience yang Berkesan
    Saat sebuah hotel tidak dibersihkan dan dipelihara dengan baik, maka akan mempengaruhi tingkat kembalinya tamu untuk menginap. Dengan kata lain, tamu akan kapok menginap di hotel tersebut. Terkadang, hal-hal kecil pun bisa membuat tamu menganggap area hotel kotor dan tidak nyaman.

Contohnya: noda pada kursi, cat dinding yang terkelupas, tirai yang sobek, tanaman yang sudah mati. Tamu yang melihat hal tersebut pun merasa bahwa area hotel tidak diperhatikan dengan baik sehingga mereka enggan untuk kembali.

  1. Untuk Menjaga Lingkungan Hotel Tetap Aman dan Nyaman
    Hotel yang selalu dalam kondisi bersih dan terpelihara akan menciptakan suasana aman dan nyaman untuk ditinggali. Bila kondisi hotel kotor, bisa mengancam keselamatan lho! Misalnya saat ada tumpahan air yang tidak segera dibersihkan, tamu maupun staf dapat tergelincir akibat genangan air ini. Ketika ada kursi yang rusak dan ternyata diduduki oleh tamu hingga mengakibatkan cedera, hotel bisa saja dituntut oleh tamu!
  2. Untuk Meningkatkan Nilai Moral pada Staf
    Seluruh staf yang bekerja di hotel, terutama bagian front of the house harus merasa nyaman di lingkungan kerjanya agar mampu melayani tamu dengan baik. Tidak ada perbedaan standar kebersihan antara area kerja front of the house dengan back of the house, seluruhnya harus rapi dan bersih secara seimbang. Ketika area kerja staf selalu rapi dan bersih, maka staf pun akan merasa bersemangat dan nyaman. Hal ini tentu berdampak kepada kepuasan tamu atas pelayanan hotel.

Baca juga: Perlunya Sesi Briefing sebelum Room Attendant Bertugas

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News