Cara Membuat Costumer Nyaman Ketika Direkomendasikan Produk/Servis

Cara Membuat Costumer Nyaman Ketika Direkomendasikan Produk/Servis

Editor AJAR.id

Cara Membuat Costumer Nyaman Ketika Direkomendasikan Produk/Servis

AJAR.id – Hello Ajarian! Menawarkan produk atau layanan kepada pelanggan/tamu terkadang memiliki tantangannya sendiri. Selain dari segi informasi produk, hal yang tidak kalah penting yang harus Kamu kuasai adalah metode dalam merekomendasikan produk atau layanan tersebut.

Kamu bisa membayangkan ketika Kamu sedang ditawari suatu produk oleh seseorang dan cara orang itu menawarkan membuatmu tidak nyaman. Kira-kira apa yang akan Kamu lakukan? Sudah tentu Kamu enggan untuk tertarik atas apa yang sedang mereka tawarkan, atau bahkan Kamu akan dengan segera menjauh dari orang tersebut bukan?

Kali ini AJAR.id akan membagikan tips mengenai bagaimana sebaiknya Kamu bersikap ketika menawarkan suatu produk atau layanan kepada pelanggan.

Hal-hal mendasar yang patut Kamu pelajari adalah:

  1. Jangan memaksa – ingat, dalam hal ini tugasmu adalah untuk merekomendasikan, bukan memaksa seseorang untuk menggunakan produk atau layananmu. Jadi sebaiknya Kamu menghindari sikap yang bersifat menekan, mengganggu, kasar, atau memaksakan kepada pelanggan.
  2. Berbicaralah apa adanya – selalu tekankan nilai-nilai kejujuran, dan jangan pernah merekayasa informasi yang akan Kamu sampaikan kepada pelanggan. Bahkan pada saat-saat tertentu, Kamu tidak disarankan untuk menutup-nutupi kekurangan dari produk atau layanan yang Kamu tawarkan.
  3. Bertanyalah kepada pelanggan mengenai apa yang mereka butuhkan, gemari, dan inginkan, termasuk parameter belanja mereka – seberapa besar alokasi dana yang mereka luangkan untuk suatu produk atau layanan? Jenis view seperti apa yang mereka inginkan ketika memesan kamar – apakah yang menghadap laut, kota, atau pegunungan? Makanan dan minuman apa yang mereka pilih?
  4. Sesuaikan produk atau layanan yang Kamu tawarkan dengan keinginan, kegemaran, dan pilihan pelangganmu – tujuanmu adalah untuk merekomendasikan produk atau layanan yang sesuai dengan kepuasan pelanggan.
  5. Memberikan sudut pandangmu sendiri mengenai produk atau layanan yang Kamu rekomendasikan – informasi yang berangkat dari pengalaman pribadi atau penggunaan langsung akan sangat berpengaruh ketimbang dari apa yang disampaikan dalam iklan.
  6. Berikan kesempatan kepada pelanggan untuk menentukan pilihan – sekali lagi, jangan pernah memaksa mereka. Beri pelangganmu kesempatan untuk berpikir dan mengambil keputusan.
  7. Mengajak pelanggan untuk mencoba secara langsung – memberikan kesempatan kepada calon pelanggan untuk mencoba atau merasakan secara langsung produk atau layanan yang Kamu tawarkan akan lebih memberikan dampak positif. Misalnya:
  • Meminta calon pelanggan untuk mencicipi rasa dari produkmu
  • Mengajak calon pelanggan melihat ruangan yang ditawarkan secara langsung
  • Memberikan kesempatan kepada calon pelanggan untuk mencoba produk yang Kamu tawarkan.

Memberikan kenyamanan kepada calon pelanggan pada saat menawarkan produk atau layanan akan jauh lebih berpotensi dalam menentukan pilihan mereka terhadap apa yang sedang Kamu rekomendasikan.

Salam Jempol!

By Patricius Adipratama

Recommended Posts

AJAR in The News