Pembekalan Materi untuk Karyawan Baru dalam Pelatihan K3

Pembekalan Materi untuk Karyawan Baru dalam Pelatihan K3

Editor AJAR.id

Pembekalan Materi untuk Karyawan Baru dalam Pelatihan K3

AJAR.id – Halo Ajarian! Kamu tentu sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan Training Gap, bukan? Nah, kali ini AJAR.id akan lebih menitikberatkan pada pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja yang diperlukan oleh karyawan baru.

Setiap karyawan—baik yang berstatus tetap, paruh-waktu, atau bahkan kasual—berhak mendapatkan pelatihan terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Masalah yang sering terjadi (khususnya terhadap staf lama) adalah bahwa semakin lama seorang bekerja di satu perusahaan, karyawan tersebut sudah dapat dianggap mumpuni dalam melaksanakan K3. Akan tetapi, yang sering terjadi malah sebaliknya.

Maka dari itu, demi menanggulangi permasalahan di atas, kebutuhan untuk memberikan pelatihan K3 kepada setiap karyawan baru sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya amat diperlukan.

Pembekalan materi terkait keselamatan dan kesehatan kerja kepada setiap karyawan baru akan memungkinkan mereka untuk:

  1. Memahami bahaya dan risiko yang dapat ditimbulkan atas pekerjaan dan area kerja mereka – setiap pekerjaan, peralatan, dan area kerja memiliki jenis dan tingkat risiko yang berbeda-beda sehingga pembekalan dini dapat mengantisipasi kemungkinan risiko dan bahaya.
  2. Memahami cara pelaporan kemungkinan bahaya dan risiko di suatu area kerja (atau praktik kerja) kepada pihak manajemen maupun komite K3.
  3. Memahami perencanaan konsultatif di setiap area kerja – termasuk peran dan tanggung jawab komite dan pihak terkait K3.
  4. Memahami dan mematuhi prosedur keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku di area kerja masing-masing karyawan serta mempelajari potensi permasalahan yang sering terjadi.
  5. Memahami tanggung jawab masing-masing berdasarkan ketentuan yang berlaku dan yang berkaitan dengan:
  • Kepatuhan terhadap pelaksanaan kerja yang telah dimandatkan.
  • Kebutuhan akan perizinan atau sertifikat dalam menjalankan suatu tanggung jawab.
  • Pelaporan pada saat terjadi situasi bahaya dan/atau kecelakaan kerja.
  1. Memahami tanggung jawab terkait pelaksanaan pekerjaan yang aman beserta permasalahan keselamatan area kerja berdasarkan kebijakan dan prosedur yang diberlakukan dalam industri.

Perlunya diadakan pembekalan materi terkait keselamatan dan kesehatan kerja kepada setiap karyawan baru merupakan hal yang wajib dilakukan oleh pemilik atau pihak manajemen demi mengantisipasi ketidaktahuan dan kesalahan teknis pada saat kerja.

Untuk selanjutnya, Kamu dapat membaca Apa Saja yang Harus Dipertimbangkan dalam Proses Induksi dan Orientasi K3?

Salam Jempol!

By Patricius Adipratama

Recommended Posts

AJAR in The News