Pentingnya Budaya Baca untuk Membuka Wawasan dan Mencerdaskan Diri

Pentingnya Budaya Baca untuk Membuka Wawasan dan Mencerdaskan Diri

Editor Ajar

Pentingnya Budaya Baca untuk Membuka Wawasan dan Mencerdaskan Diri

AJAR.id – Hello Ajarian! Sahabat saya pernah mengatakan “Ade, tahu tidak, adik saya yang bisa dikategorikan mampu, tidak suka membelikan buku untuk anak-anaknya, karena menurutnya mahal. Setengah hari, semua buku yang dibeli sudah selesai dibaca oleh anak-anaknya. Jadi lebih baik bagi adik saya untuk membawa anak-anaknya ke toko buku dan membaca di sana!. Ia sangat prihatin terhadap kebiasaan membaca di negeri ini bercerita dengan bersemangat kepada saya.

Bagaimana mungkin anak-anak akan mencintai buku kalau mereka tidak dibiarkan memiliki buku mereka sendiri. Seseorang akan bisa mencintai buku-bukunya kalau dia bisa menyentuh, meraba, dan mendekap bukunya.”

Menarik, ya?! Saya tidak pernah berpikir sejauh itu, kalau buku-buku saya yang menumpuk di gudang dan di kamar saya, adalah merupakan satu cara untuk saya mencintai buku dan akhirnya memiliki kebiasaan membaca. Kebiasaan yang boleh dikatakan langka di negeri yang pemerintahnya mengatakan bahwa negeri ini adalah negeri berkembang, bukan yang sedang berkembang.

Membaca atau literasi secara harfiah, menurut tulisan Agus M Irkham yang diposkan di blog indonesiabuku.com pada 1 Februari 2010, bermakna melek huruf (literate).

Menurut Ignas Kleden dalam esai berjudul Buku di Indonesia: Perspektif Ekonomi Politik tentang Kebudayaan yang kemudian dihimpun dalam buku suntingan Alfon Taryadi “Buku dalam...

Yuk daftar GRATIS sebagai Ajarian dan dapatkan akses unlimited ke konten-konten jempolan di AJAR.id

Already a member?
Sign in

AJAR in The News