Pentingnya Evaluasi dalam Sesi Coaching

Pentingnya Evaluasi dalam Sesi Coaching

Editor AJAR.id

Pentingnya Evaluasi dalam Sesi Coaching

AJAR.id – Hello Ajarian! Pada akhir setiap sesi coaching, seorang coach harus mengevaluasi sesi tersebut. Evaluasi ini harus bertujuan untuk menentukan seberapa efektif tersebut, sehingga dapat meningkatkan sesi coaching selanjutnya. Tak hanya itu, dari hasil evaluasi ini coach bisa memperoleh umpan balik dari peserta coaching.

Evaluasi sangat diperlukan, khususnya untuk mencari solusi dari situasi berikut:

  1. Minimnya persiapan sebelum mengadakan coaching. Persiapan yang baik merupakan kunci sesi coaching yang efektif
  2. Batasan waktu. Coaching yang dilakukan terburu-buru justru sangat tidak efektif.
  3. Kendala komunikasi. Adanya hal-hal yang menghambat penyampaian pesan dalam sesi coaching cenderung menyebabkan masalah (termasuk gangguan dari luar).
  4. Hambatan bahasa atau budaya – di mana ada kesulitan bahasa lisan atau pelatih secara tidak sengaja telah memberikan pelanggaran budaya yang tidak diinginkan oleh sesuatu yang telah mereka katakan atau lakukan.
  5. Lingkungan yang tidak nyaman membuat peserta merasa tidak nyaman dan tidak dapat berkonsentrasi dengan baik – misalnya area terlalu ramai dan padat, terlalu panas, terlalu dingin, dll.
  6. Minimnya kesempatan untuk berlatih – yaitu ketika coach gagal menyediakan kesempatan bagi peserta untuk mempraktikkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh. Bisa juga disebabkan karena coach tidak menyediakan peralatan dan waktu yang sesuai dengan kebutuhan peserta
  7. Terjadi miskomunikasi – miskomunikasi bisa terjadi akibat:
  • Ketidakcocokan antara bahasa verbal dan nonverbal
  • Coach menggunakan istilah dan terminologi asing tanpa memberi penjelasan lengkap
  • Peserta menyalahartikan pesan yang disampaikan oleh coach hingga menyebabkan kendala pembelajaran.
  1. Kurangnya kepercayaan diri, rasa minder dan malu – peserta coaching bisa saja merasa cemas atau khawatir tidak mampu mengikuti sesi coaching dengan maksimal. Mereka juga bisa merasa minder karena takut tidak mampu mencapai kompetensi yang diharapkan.
  2. Rendahnya partisipasi peserta. Bila peserta tidak terlihat antusias atau bahkan menolak menghadiri coaching, penyebabnya bisa dikarenakan peserta merasa tidak puas dengan cara mengajarmu.

Sebagai coach, Kamu harus menyadari bahwa evaluasi hanya berguna apabila ada tindak lanjut yang sesuai. Setelah masalah atau kesulitan telah diidentifikasi, maka segera atasi!

Jika hasil evaluasi menyimpulkan bahwa ada kendala pada peralatan yang digunakan, maka carilah peralatan yang sesuai dalam jumlah memadai untuk peserta.

Jika hasil evaluasi menunjukkan kalau cara penyampaian materi kurang efektif atau menyenangkan, maka perbaiki cara penyampaianmu.

Dalam beberapa kasus, coach sendiri mampu mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah, sementara dalam kasus lain, mungkin coach perlu melibatkan orang lain. Apabila Kamu tidak yakin tentang tindakan apa yang harus dilakukan sehubungan dengan orang yang Kamu latih, pendekatan terbaik adalah mendiskusikan situasi dengan mereka untuk mencoba mencari solusi yang dapat diterima dan disetujui bersama.

Baca juga: Tips Mengukur Tingkat Pemahaman Peserta Coaching

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News