Perbedaan Shallow Frying, Pan-Frying, Sautéing, dan Stir-Frying

Perbedaan Shallow Frying, Pan-Frying, Sautéing, dan Stir-Frying

AJAR Hospitality

Perbedaan Shallow Frying, Pan-Frying, Sautéing, dan Stir-Frying

AJAR.id – Hello Ajarian! Secara umum, proses memasak bisa didefinisikan sebagai proses pemberian panas kepada makanan. ‘Panas’ bisa dihantarkan dengan berbagai cara dan berbagai peralatan. Jadi, tidak mengherankan bahwa ada beragam teknik memasak yang mirip-mirip.

Di antara berbagai teknik memasak, teknik yang sering kali sulit untuk dibedakan adalah teknik shallow frying, pan-frying, sautéing, dan stir-frying. Meski sekilas mirip, namun teknik-teknik ini ternyata berbeda, lho! Apakah perbedaannya?

  1. Shallow frying adalah teknik memasak makanan dengan menggunakan sedikit minyak atau lemak dalam penggorengan. Sebaiknya, makanan yang hendak dimasak dengan cara ini berukuran kecil dan lunak agar bisa matang dengan sempurna.
  2. Pan frying merupakan teknik memasak di mana makanan dimasak dalam wajan datar menggunakan sedikit minyak. Makanan kemudian dibalik menggunakan spatula agar matangnya merata. Contoh makanan yang dimasak menggunakan teknik ini adalah daging burger.
  3. Sautéing adalah teknik memasak yang menggunakan sedikit minyak dalam suhu tinggi. Sautéing juga bisa diartikan sebagai menumis makanan. Sauté berasal dari bahasa Prancis yang berarti ‘melompat’, karena dalam teknik ini biasanya wajan sedikit digoyangkan hingga makanan di dalamnya ‘melompat’ untuk meratakan warna makanan hingga matang.
  4. Stir frying adalah teknik memasak yang kerap digunakan di Asia, khususnya masakan Cina. Teknik ini mirip dengan sedikit mirip sautéing dengan minyak yang lebih banyak. Proses stir-frying dilakukan dengan memasak bahan yang paling lama matang lebih dulu, baru disusul dengan bahan lain yang lebih cepat matang. Air juga bisa ditambahkan setelah makanan ditumis, kemudian wajan ditutup sebentar agar terjadi proses pengukusan dan barulah makanan disajikan

Potongan daging yang terlalu ramping untuk dipanggang bisa dimatangkan dengan sempurna menggunakan teknik shallow frying. Daging fillet dan ikan kecil juga cocok dimasak dengan teknik ini. Lobster, cumi-cumi (calamari) dan udang juga bisa dimasak dengan teknik shallow frying, namun berhati-hatilah saat memasak cumi-cumi karena dagingnya bisa menjadi keras jika dimasak terlalu lama.

Baca juga: Perbedaan Vegetarian dan Vegan beserta Jenis-Jenisnya

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News