Prosedur Umum untuk Melengkapi Dokumentasi Escort

Prosedur Umum untuk Melengkapi Dokumentasi Escort

Editor AJAR.id

Prosedur Umum untuk Melengkapi Dokumentasi Escort

AJAR.id – Halo Ajarian! Dalam prosesnya, escort memerlukan serangkaian dokumentasi sebagi laporan pertanggung jawaban dan juga catatan informasi yang berguna bagi kegiatan escort selanjutnya. Bagaimanakah prosedur dalam melengkapi dokumentasi escort?

Persyaratan dan prosedur yang diberlakukan dalam melengkapi dokumentasi escort di setiap area industri akan berbeda satu sama lain. Namun demikian, terdapat beberapa kriteria standar yang berlaku sebagai prosedur umum untuk melengkapi dokumentasi escort, seperti:

  1. Proses pembuatan dokumentasi harus dilakukan sesegera mungkin setelah tugas pengawalan dituntaskan atau setelah terjadi suatu tindakan kejahatan (ancaman).
  2. Melengkapi semua unsur dokumen escort dengan informasi aktual dari proses escort yang dilangsungkan.
  3. Memperhatikan beberapa aspek penting pelengkapan dokumen yang terdiri dari:
  • Kejujuran – bahwa semua data yang dimasukkan ke dalam laporan tidak dibuat-buat atau lebih bersifat apa adanya;
  • Akurasi – ketepatan dalam pengisian informasi ke dalam dokumentasi menjadi hal penting, terlebih yang melibatkan detail peristiwa seperti tanggal, waktu, nominal, data statistik, jumlah, nilai, nomor kendaraan, seluruh penampilan fisik dan verbal;
  • Kelengkapan – seperti yang telah disebutkan sebelumnya, suatu dokumentasi yang baik adalah yang memiliki informasi lengkap (mendetail) dan tidak menimbulkan prasangka (dapat dipahami);
  • Objektivitas – tidak ada satu pun data yang merupakan hasil dari opini atau pendapat ketika menjalankan tugas escort, dan semua informasi yang disampaikan merupakan laporan dari peristiwa yang sebenarnya terjadi.
  1. Dokumentasi yang telah dibuat harus segera diserahkan kepada departemen yang bertanggung jawab dalam hal penyimpanan data, seperti misalnya keamanan dan front office.
  2. Melaksanakan dokumentasi sesuai dengan prosedur yang telah sebelumnya disampaikan dalam pelatihan escort atau berdasarkan pada ketetapan pelengkapan dokumentasi yang diberlakukan di area industri masing-masing.
  3. Membuat salinan dokumentasi untuk keperluan pribadi atau yang dapat digunakan dalam kegiatan yang berkaitan dengan escort di waktu selanjutnya.
  4. Memastikan perlunya pembuatan dokumentasi escort yang telah dilakukan dan jenis informasi apa saja yang perlu di sampaikan di dalam laporan tersebut.

Tujuan dasar dari pembuatan dokumentasi escort adalah sebagai laporan pertanggungjawaban atas penyelesaian pekerjaan. Secara fungsional, dokumentasi escort dapat berguna sebagai referensi bilamana akan dilakukan pekerjaan serupa selanjutnya.

Baca juga: Menganalisa Jenis-Jenis Ancaman yang Muncul Selama Pelaksanaan Escort

Salam Jempol!

By Patricius Adipratama

Recommended Posts

AJAR in The News