Prosedur yang Benar dalam Mencatat Pesanan Tamu di Restoran

Prosedur yang Benar dalam Mencatat Pesanan Tamu di Restoran

Editor AJAR.id

Prosedur yang Benar dalam Mencatat Pesanan Tamu di Restoran

AJAR.id ─ Hello Ajarian! Tugas seorang pelayan restoran adalah melayani tamu yang datang. Mulai dari mempersilakan masuk, mengantarkan tamu ke meja dan kemudian mencatat pesanan mereka. Dalam menerima pemesanan tamu baik di restoran ataupun hotel, Kamu dapat mengingatnya langsung tanpa mencatat dan ada juga yang mengharuskanmu mencatat pesanan.

Terdapat dua metode pencatatan yang umum digunakan yaitu dengan mencatat manual pada kertas atau dengan komputer (atau benda elektronik lainnya). Metode apapun yang kamu gunakan, pencatatan pesanan harus dilakukan dengan jelas dan rinci sesuai menu yang dipesan. Fungsi mencatat pesanan dengan jelas dan rinci adalah untuk:

  • Memberitahu staf kitchen apa saja yang harus mereka buat
  • Menginformasikan pelayan bila ada cutlery yang harus disesuaikan
  • Membantumu mengetahui tamu manakah yang memesan
  • Mempermudah untuk menyiapkan struk pembayaran dan kepada siapa harus ditagihkan saat tamu selesai bersantap.

Pencatatan yang benar akan menghindari adanya miskomunikasi, baik antar pelayan dengan tamu atau pelayan dengan staf kitchen. Nah Ajarian, inilah prosedur yang benar dalam mencatat pesanan tamu di restoran:

  1. Amati gerakan tamu yang mengisyaratkan kalau mereka ingin memesan
    Kamu harus memerhatikan tamu yang sedang melihat sekelilingnya alias “celingak-celinguk”, atau tamu yang sudah menutup buku menu.
  2. Catat pesanan dengan jelas
    Kamu harus menghindari penggunaan singkatan atau istilah yang membingungkan. Kamu harus menulis setiap rincian seperti bagaimana makanan harus dimasak (setengah matang, tidak pedas, dsb.).
  3. Jangan menginterupsi tamu saat sedang memesan
    Kamu harus memastikan tamu tidak terganggu atau merasa diburu-buru. Hormati juga privasi tamu saat sedang berbicara dengan rekannya!
  4. Pelayan disarankan tidak mencatat pesanan dari sisi kanan tamu
    Hal ini merupakan standar pelayanan yang umum digunakan, namun sesuaikan lagi dengan lokasi kerjamu, ya Ajarian!.
  5. Berikan saran atau rekomendasi
    Kamu bisa menawarkan menu spesial/menu of the day atau menjelaskan komposisi sebuah hidangan.
  6. Ulangi pemesanan tamu
    Kamu harus menyebutkan pemesanan satu persatu untuk memastikan tidak ada yang keliru, lalu persilakan tamu untuk menunggu.
  7. Tandai tamu dengan nomor
    Penomoran bisa secara individu atau per meja. Hal ini mempermudah saat akan menyajikan makanan tanpa perlu menanyakan seperti ‘Siapakah yang memesan steak?’

Sahabat Ajarian, itulah prosedur yang benar dalam mencatat pesanan tamu di restoran. Setelah tamu selesai memesan, Kamu harus segera menyampaikan pesanan pada staf kitchen agar pesanan segera diproses, lalu kembalilah pada posisi standby untuk melayani tamu lainnya. Selain itu, Kamu juga harus mengamati bila ada meja yang harus dibersihkan agar bisa digunakan tamu yang baru datang.

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News