Pulepayung, Pesona Wisata Alam Perbukitan Menoreh

Pulepayung, Pesona Wisata Alam Perbukitan Menoreh

AJAR Hospitality

Pulepayung, Pesona Wisata Alam Perbukitan Menoreh

Pulepayung adalah destinasi wisata alam yang indah di Perbukitan Menoreh. Akhir-akhir ini wisata alam di Kabupaten Kulonprogo saban tahun terus bermunculan. Sebelumnya wisatawan yang liburan di Yogyakarta hanya mengenal Kalibiru, Puncak Suroloyo, dan Waduk Sermo. Sekarang ada wisata baru yang tengah booming, yakni Bukit Wisata Pulepayung.

Bukit Wisata Pulepayung ini mulai diperkenalkan khalayak pada 25 Juni 2017 dan diresmikan pada 15 Desember 2018. Nama Pulepayung diambil dari nama blok wilayah yang berada di Soropati, tepatnya di wilayah timur laut RT. 007 yang telah ada dari dulu. Sebagai branding wisata, namanya ditambah dengan nama Bukit Wisata.

”Pulepayung sendiri merupakan nama dari jenis pohon pule yang daunnya lebat menyerupai payung. Dalam hal ini mengandung arti secara bahasa yakni pule dan payung,” kata Humas Pengelola Obyek Wisata Pule Payung, Eko Purwanto.

Eko memaparkan bahwa letak geografis wisata alam ini berada di wilayah dusun Soropati yang berbatasan dengan Dusun Segajih. Kedua dusun tersebut secara administratif masuk wilayah Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap. Lokasinya berada di sebelah barat Wisata Alam Kalibiru. Jika dari dari pusat Kota Wates berjarak 14,7 Km, sedangkan dari Kota Yogjakarta berkisar 38 Km.

Adapun pesona alam yang disajikan di Bukit Wisata Pulepayung adalah deretan Perbukitan Menoreh, Waduk Sermo, dan Kamu bisa menikmati indahnya deretan Pantai Selatan, hingga Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) yang terlihat jelas dari tempat ini.

Di sini pengunjung juga bisa berswafoto di spot yang ada, mulai dari yang Instagramable sampai yang menantang seperti spot Sepeda Langit, Lolipop, Jembatan Syurga, Wolu, Angkasa, Wood Golf, Flyingfox, Jogja Giant Swing, dan Wahana untuk anak-anak, yakni Mini Treetop.

Untuk bisa berfoto di spot-spot tersebut, pengunjung dikenakan biaya mulai dari Rp 10.000 sampai dengan Rp 35.000. Sedangkan untuk tiket masuk Pulepayung, wisatawan hanya perlu membayar Rp 10.000. Dengan harga tiket itu, selain bisa menikmati pesona alam, Kamu juga bisa menggunakan sejumlah fasilitas meliputi gazebo, hingga akses internet gratis.

Dengan mulai dioperasikannya Yogyakarta Internasional Airport (YIA), pihak pengelola akan melakukan perbaikan dan pengembangan ke depannya. Diantaranya adalah penambahan wisata berbasis budaya, penyiapan kantong parkir, area outbound, fieldtrip ternak, fieldtrip pertanian dan perkebunan, keberadan homestay hingga merutinkan kegiatan live in berbasis budaya seperti latihan selawat mondreng, krumpyung dan jatilan.

in collaboration with Jogjatravel.id

Recommended Posts

AJAR in The News