Sikap yang Harus Kamu Tunjukkan saat Memantau Peserta Coaching

Sikap yang Harus Kamu Tunjukkan saat Memantau Peserta Coaching

Editor AJAR.id

Sikap yang Harus Kamu Tunjukkan saat Memantau Peserta Coaching

AJAR.id – Hello Ajarian! Saat Kamu memantau para peserta, perlihatkan bahwa Kamu berusaha memberi dukungan yang tulus kepada peserta, sebagaimana Kamu mendorong semangat belajar mereka dalam sesi coaching.

Berikut sikap yang harus Kamu tunjukkan saat memantau peserta coaching:

  1. Adil – seluruh peserta coaching harus diperlakukan sama. Tidak boleh ada yang diunggulkan atau diremehkan. Jangan membeda-bedakan antara wanita dan pria, serta tidak diperkenankan untuk membedakan perlakuan karena latar belakang agama, ras, atau suku.
  2. Akurat – amati dan catat performa peserta dengan akurat. Hal-hal yang Kamu catat harus benar-benar mencerminkan apa yang dilakukan oleh peserta coaching.
  3. Penuh pengertian – sangat penting bagi Kamu untuk memperhitungkan keterbatasan yang dialami oleh setiap peserta. Sebagai contoh, seorang peserta mungkin memiliki banyak kegiatan di luar pekerjaan atau banyak tanggung jawab terkait pekerjaan yang membatasi jumlah praktik yang dapat mereka lakukan dan karenanya ini akan mempengaruhi tingkat di mana mereka mungkin mencapai kompetensi.

Sebagai coach, Kamu juga harus menghargai beberapa orang yang memiliki masalah dengan beberapa tugas pembelajaran. Mereka mungkin cerdas dalam hal lain kecuali tugas yang satu ini sehingga diperlukan kesabaran dan pengertian ekstra.

  1. Tidak memihak – banyak anggapan bahwa coach menempati posisi yang kuat karena mereka dapat memengaruhi kemajuan seseorang dalam perusahaan. Pihak manajemen akan sering berbicara dengan para coach mengenai potensi yang ada dalam karyawan perusahaan tersebut. Maka dari itu, feedback yang diberikan oleh coach haruslah berdasarkan fakta dan tidak boleh memihak.
  2. Konsisten – memantau peserta harus dilakukan secara teratur dan konsisten. Hal ini berkaitan dengan aspek keadilan yang disebutkan sebelumnya. Kamu harus memastikan bahwa rasa konsisten untuk mengamati peserta A adalah sama dengan yang dilakukan kepada peserta B.
  3. Relevan – hal yang Kamu amati dari peserta coaching haruslah relevan dan berkaitan dengan materi yang diberikan dalam sesi coaching. Cukup berfokus kepada aspek atau topik yang relevan, karena jika Kamu mengamati aspek lain yang tidak berkaitan, maka Kamu akan terkesan seperti menyelidiki peserta.

Meski sesi coaching telah selesai, bukan berarti proses pembelajaran juga turut berakhir. Proses pembelajaran akan terus berlanjut sampai karyawan mencapai sebuah level kompetensi dan mampu menerapkannya dengan baik.

Sering kali, pencapaian kompetensi tidak selalu dapat dicapai dalam waktu yang dialokasikan untuk sesi coaching karena umumnya ada kebutuhan bagi karyawan untuk berlatih. Latihan ini harus selalu dipantau untuk memastikan karyawan bekerja sesuai apa yang dikehendaki perusahaan.

Baca juga: 5 Tips Memantau Perkembangan Peserta Coaching

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News