Tips dalam Memberikan Saran Penyimpanan Barang Berharga kepada Tamu

Tips dalam Memberikan Saran Penyimpanan Barang Berharga kepada Tamu

Editor AJAR.id

Tips dalam Memberikan Saran Penyimpanan Barang Berharga kepada Tamu

AJAR.id – Halo Ajarian! Setiap hotel memiliki berbagai peraturan mengenai penggunaan sarana penyimpanan berserta prosedur dan kebijakan pada saat melakukan penyimpanan barang berharga.

Lalu, bagaimana caramu menyampaikan sederetan peraturan tersebut?

Ketika hendak memeberikan saran terkait penyimpanan barang berharga kepada tamu, Kamu sebaiknya:

  1. Memperhatikan kemampuanmu dalam hal berkomunikasi, berinteraksi, dan menyampaikan informasi kepada para tamu yang akan membutuhkan jasa penyimpanan;
  2. Membiarkan tamu melihat sendiri area penyimpanan bilamana hal tersebut diizinkan oleh pihak industri;
  3. Memberikan penjelasan yang dibutuhkan kepada tamu mengenai perbedaan jenis-jenis penyimpanan, keuntungan dan fasilitas yang disediakan, dan batasan-batasan penanggungan yang diberlakukan terhadap barang simpanan.
  4. Memberikan data informasi (tertulis) yang diperlukan oleh pihak tamu mengenai layanan dan fasilitas penyimpanan barang berharga yang disediakan oleh hotel. Biasanya dalam bentuk:
  • Merajuk pada website hotel;
  • Penjelasan langsung dari pihak kepala keamanan;
  • Selebaran mengenai berbagai fasilitas pengamanan dan keamanan yang disediakan oleh hotel dan pihak produsen media penyimpanan.
  1. Menawarkan layanan penyimpanan barang berharga kepada tamu, dengan menyertakan informasi-informasi penting seperti:
  • Harga yang ditawarkan dalam layanan penyimpanan;
  • Daftar dan rekomendasi media penyimpanan yang dapat digunakan;
  • Menunjukkan testimoni dari para pengguna jasa penyimpanan sebelumnya.

Menolak Permintaan Penyimpanan

Ketika Kamu tidak dapat menerima permintaan tamu untuk menyimpan barang-barang mereka karena satu atau dua alasan prosedural, Kamu sangat disarankan untuk:

  1. Meminta maaf atas ketidaksanggupan penyimpanan barang berharga;
  2. Memberikan penjelasan yang mendasar dan masuk akal terkait penolakan tersebut;
  3. Memberikan saran (alternatif) lain yang dapat digunakan oleh tamu.

Selain dari ketiga hal di atas, Kamu tentu wajib untuk membuat catatan berisi penjelasan peristiwa tersebut dan menyampaikannya ke pihak manajemen.

Baca juga: 7 Tips dalam Membuat Dokumentasi

Salam Jempol!

By Patricius Adipratama

Recommended Posts

AJAR in The News