Tips Melakukan 'Pendekatan' dalam Melayani Customer

Tips Melakukan 'Pendekatan' dalam Melayani Customer

Editor AJAR.id

Tips Melakukan 'Pendekatan' dalam Melayani Customer

AJAR.id – Hello Ajarian! Dalam industri perhotelan, melakukan pendekatan dengan customer sangatlah penting. ‘Pendekatan’ ini merupakan cara agar Kamu bisa menjalin hubungan erat dengan customer, sehingga menumbuhkan kepercayaan antara hotel dengan customer. Selain itu, adanya hubungan yang baik membuat customer bersedia membeli produk dan service yang ditawarkan oleh hotel.

Untuk melakukan ‘pendekatan’, Kamu bisa melakukan beberapa cara seperti:

  • Melakukan kontak mata dengan customer sebagai tanda bahwa Kamu menyadari kehadiran mereka dan bersedia untuk memberikan pelayanan terbaik.
  • Menyapa customer, misalnya dengan mengatakan ‘Selamat pagi Ibu’. Hal ini juga merupakan cara untuk mencairkan suasana agar tidak kaku.
  • Menawarkan bantuan secara langsung. Bisa dengan mengatakan “Apakah ada yang bisa saya bantu?” atau dengan menjawab pertanyaan yang diajukan customer.

Perlu diketahui nih, ‘pendekatan’ kepada customer kadang kala harus dilakukan berkali-kali, terutama saat Kamu hendak menjual suatu produk atau service. Karena, kalau Kamu langsung menawarkan sesuatu tanpa ada ‘basa-basi’ lebih dulu, biasanya penawaranmu akan ditolak secara halus.

 Nah, berikut 7 tips melakukan pendekatan dalam melayani customer:

  1. Lakukan dengan tulus – jangan terpaksa atau terlihat seperti ‘robot’ saat Kamu menyapa, melayani dan melakukan pendekatan kepada customer karena akan terlihat tidak tulus.
  2. Sesuaikan bahasa verbal dengan bahasa non-verbal – sebagai contoh, bila Kamu mengatakan ‘Selamat datang di AJAR Hotel, silakan menikmati welcome drink dari kamu’ maka ekspresi wajahmu haruslah bahagia. Sebaliknya, saat Kamu sedang menanggapi komplain customer maka tunjukkanlah bahasa tubuh yang serius. Customer akan dengan mudah melihat adanya ketidaksesuaian antara kalimat dengan bahasa tubuhmu.
  3. Pastikan ‘pendekatan’ yang Kamu lakukan tepat waktu – hal ini mungkin cukup sulit untuk diperkirakan, karena Kamu tidak ingin dianggap mendesak customer atau mengabaikan mereka. Namun, sangat disarankan untuk melakukan pendekatan dengan segera ketika Kamu menemui
  4. Tersenyumlah – senyum mengindikasikan perasaan bahagia, kesediaan untuk membantu, dan rasa terbuka terhadap customer
  5. Beri ruang pada customer – ada beberapa customer yang lebih suka untuk berkeliling melihat-lihat area hotel tanpa perlu dibantu. Sementara itu, ada pula customer yang ingin segera dibantu saat itu juga.
  6. Jangan ‘mengintai’ customer – mayoritas customer merasa terganggu oleh staf yang berada pada jarak yang terlalu dekat dan terus mengamati customer, seperti mengantisipasi bahwa customer membutuhkan bantuanmu.
  7. Selalu berikan respons kepada customer – respons bukan hanya diberikan saat customer meminta bantuan atau mengajukan pertanyaan, namun juga ketika customer menolak bantuanmu. Sebagai contoh, Kamu bisa mengatakan: “Bila nanti ibu perlu bantuan, silakan menghubungi kami ya, bu”. Respons seperti ini membuat tamu lebih leluasa saat nantinya hendak meminta bantuanmu. Selain itu, merespons customer dengan baik juga menunjukkan keramahtamahan dan profesionalitas diri.

Selalu utamakan kenyamanan dan kesopanan saat sedang melakukan ‘pendekatan’ kepada customer ya Ajarian! Hindari membuat tamu merasa risih, terdesak dan terpaksa dengan pelayanan yang Kamu berikan. Kamu juga bisa bertanya kepada Supervisor atau staf yang lebih senior apakah ada aturan tertentu yang berlaku di hotel mengenai hal ini.

Baca juga: Bagaimana Cara Mengetahui Kebutuhan dan Preferensi Tamu?

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News