Tips Menangani Kitchen Equipment yang Bermasalah

Tips Menangani Kitchen Equipment yang Bermasalah

AJAR Hospitality

Tips Menangani Kitchen Equipment yang Bermasalah

AJAR.id– HelloAjarian! Ketika bekerja di area kitchen, Kamu patut selalu peka terhadap sekitarmu, khususnya bila menemukan equipment yang mungkin bermasalah. Saat Kamu menyadari adanya masalah pada kitchen equipment, segera laporkan pada kitchen manager atau shift supervisor. Jika equipment yang bermasalah dibiarkan begitu saja dan tetap digunakan, kemungkinan besar bisa timbul bahaya yang mengancam staf maupun customer.

Kelalaian dalam memberi tahu orang yang bertanggung jawab tentang malfungsi tersebut dapat menyebabkan cedera pada orang yang selanjutnya menggunakan equipment tersebut.

Masalah pada kitchen equipment bisa diidentifikasi ketika Kamu menyadari hal-hal berikut:

  1. Adanya bau atau suara mencurigakan yang berasal dari mesin atau unit kitchen equipment.
  2. Alat tidak bisa dioperasikan seperti biasanya.
  3. Terdapat bagian atau komponen mesin yang hilang, misalnya sekrup atau tutup.
  4. Kamu tidak bisa mengontrol kitchen equipment dengan normal. Contohnya, kecepatan mixer tidak bisa diubah atau temperatur oven sulit disesuaikan.

Beberapa hotel mengharuskan para stafnya untuk mengisi sejumlah dokumen atau laporan terkait kerusakan equipment. Laporan-laporan tersebut bisa berupa:

  • Formulir maintenance request
  • Temperature Log’ yang berada di dalam Food Safety Plan
  • Kolom ‘Corrective Action’ dalam buku Food Safety Planyang menjelaskan tindakan apa saja yang dilakukan untuk menangani masalah tersebut.

Mendokumentasikan kendala pada kitchen equipment berfungsi agar tim terkait mengetahui kronologis dan deskripsi kendala secara rinci. Hal ini juga bermanfaat sebagai bahan evaluasi agar hotel bisa mengantisipasi agar tidak terjadi hal yang serupa.

Disarankan untuk selalu mengacu pada aturan yang berlaku di area kerjamu terkait cara menangani kitchen equipment yang bermasalah. Saat Kamu mencurigai adanya kerusakan pada sebuah alat, sebaiknya simpan alat tersebut di tempat yang aman atau beri tanda ‘out of service’ agar tidak digunakan oleh staf lain sampai alat bisa beroperasi kembali dengan normal.

Baca juga: 3 Klasifikasi Peralatan Memasak di Kitchen

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News