Tips Mengurangi Risiko Kontaminasi pada Hot Food

Tips Mengurangi Risiko Kontaminasi pada Hot Food

Editor AJAR.id

Tips Mengurangi Risiko Kontaminasi pada Hot Food

AJAR.id – Hello Ajarian! Jika makanan teridentifikasi terkena risiko kontaminasi, Kamu harus segera melakukan penanganan. Pasalnya, kita tidak bisa memprediksi risiko kontaminasi apa saja yang mengancam hidangan tersebut. Maka dari itu, Kamu perlu mengetahui beberapa tindakan yang perlu dilakukan untuk meminimalisir kontaminasi pada makanan.

Berikut ini adalah tindakan yang harus Kamu lakukan untuk menghindari kontaminasi saat mendinginkan hot food:

  1. Gunakan two-step rule saat mendinginkan hot food
  2. Untuk mempercepat proses pendinginan, Kamu bisa menaruh hot food ke dalam hot pot atau kontainer lalu menceburkannya ke dalam air es
  3. Keringkan peralatan makan yang basah agar suhunya lebih cepat turun
  4. Setelah dicuci dan mengering, letakkan peralatan makan tersebut di tempat yang tertutup agar terhindar dari kontaminasi
  5. Supaya tidak lupa, sebaiknya pasang alarm pada waktu tertentu. Agar hot food tidak didinginkan terlalu lama
  6. Jika memasang alarm, jangan lupa untuk memberi tahu staf dapur yang bertugas di shift selanjutnya agar mereka bisa meneruskan pekerjaanmu
  7. Cek termometer makanan setiap enam bulan sekali
  8. Adakan training mengenai prosedur pendinginan hot food untuk para staf
  9. Memasang penanda di sekitar tempat kerja agar para staf bisa melihat apa saja yang dibutuhkan terkait dengan pendinginan hot food.

Selain dalam proses pendinginan, risiko kontaminasi pada hot food juga bisa terjadi pada saat proses penyimpanan. Berikut ini adalah tindakan yang bisa Kamu lakukan untuk meminimalisir risiko kontaminasi saat menyimpan hot food:

  1. Melatih staf sesuai dengan aturan yang berlaku terkait food handling, memanaskan makanan, food display, pergantian stok dan protokol kebersihan
  2. Mengubah prosedur penyimpanan hot food – pastikan hot food berada di suhu 60 derajat Celsius atau di atasnya
  3. Pastikan alat penyimpanan hot food berfungsi dengan baik – adakan pengecekan secara berkala
  4. Hot food yang dipanaskan kembali harus bersuhu 75 derajat Celsius dan diletakkan kembali di peralatan makan yang bisa menjaga suhunya seperti Bain Marie
  5. Gunakan termometer untuk memastikan suhu pada hot food
  6. Meninjau kembali letak penanda seperti harga atau deskripsi produk bila mengenai makanan
  7. Menyalakan bain marie dan pie warmer terlebih dahulu sebelum diisi makanan hingga suhunya mencapai 60 derajat Celcius atau di atasnya

Segala tindakan untuk meminimalisir kontaminasi pada hot food harus dicatat dalam sebuah laporan. Pencatatan ini bukan untuk mendaftar kesalahan, namun lebih kepada ‘merekam’ tindakan yang sesuai ketika makanan teridentifikasi terkena kontaminasi.

Baca juga: Cara Membasmi dan Mencegah Hama di Area Hotel dan Restaurant

Salam Jempol!

By Bunga Mardiriana

Recommended Posts

AJAR in The News