Tips untuk Mendorong Peserta Coaching Aktif Bertanya

Tips untuk Mendorong Peserta Coaching Aktif Bertanya

Editor AJAR.id

Tips untuk Mendorong Peserta Coaching Aktif Bertanya

AJAR.id – Hello Ajarian! Sesi coaching untuk karyawan umumnya dilakukan sebagai wadah untuk transfer ilmu dan pengembangan keterampilan. Dalam sesi coaching, peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan, karena biasanya mereka merasa kesulitan untuk bertanya di jam kerja.

Nah, sesi coaching adalah saat yang tepat untuk mendorong keaktifan peserta untuk bertanya guna menggali informasi dan pengetahuan sebanyak mungkin. Akan tetapi, beberapa peserta kerap merasa enggan untuk bertanya. Hal ini disebabkan oleh sejumlah alasan, seperti:

  • Peserta khawatir akan dianggap ‘bodoh’ atau tidak memerhatikan penjelasan dari coach
  • Peserta ragu bertanya karena merasa pertanyaan mereka sepele
  • Peserta tidak ingin membuang-buang waktumu untuk menjawab pertanyaan mereka.

Alasan-alasan tersebut harus diatasi agar peserta termotivasi untuk mengajukan pertanyaan dalam sesi coaching. Sebagai coach, Kamu hendaknya melakukan cara-cara berikut untuk mendorong peserta agar aktif bertanya:

  1. Setiap selesai menjelaskan sesuatu, tanyakan kepada peserta apakah mereka memiliki pertanyaan dan beri jeda bagi peserta untuk berpikir mengenai hal yang hendak mereka tanyakan. Tidak ada gunanya Kamu meminta peserta untuk aktif bertanya apabila Kamu terburu-buru untuk melanjutkan pembelajaran ke materi berikutnya.
  2. Pancing peserta dengan melontarkan beberapa pertanyaan di tengah-tengah proses pembelajaran. Perhatikan respons peserta, apakah mereka antusias menjawab atau justru tidak bisa menjawab? Hal ini memungkinkanmu untuk melihat tingkat pemahaman peserta coaching.
  3. Apresiasi peserta atas pertanyaan mereka. Misalnya, Kamu bisa mengatakan: “Pertanyaan yang bagus. Berarti kamu memikirkan tentang cara penggunaan alat ini. Cara berpikir Kamu menarik”. Melalui cara ini, peserta akan merasa percaya diri dan tidak ragu untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan lain.
  4. Berikan jawaban atas pertanyaan peserta. Namun perlu diingat nih, saat menjawab pertanyaan, bukan berarti Kamu yang harus menyediakan jawaban. Salah satu bagian dari proses belajar adalah membiarkan peserta memikirkan jawaban atas pertanyaan mereka terlebih dahulu, barulah Kamu mengoreksi atau mengonfirmasi jawaban tersebut. Sebagai contoh, berikut hal-hal yang bisa Kamu lakukan saat ada peserta yang melontarkan pertanyaan:
  • Rangkai ulang pertanyaan peserta dan tanyakan kembali pada mereka.
  • Beri petunjuk kepada peserta kemudian tanyakan pendapat mereka mengenai jawaban atas pertanyaan tersebut.
  • Bila kedua hal di atas sudah Kamu lakukan, barulah beritahu jawaban yang benar kepada peserta.

Dengan mendorong peserta coaching untuk bertanya, Kamu akan mampu mengidentifikasi sejauh mana mereka memahami materi yang disampaikan. Sehingga, Kamu bisa mendampingi dan mengajari peserta agar tujuan utama dari penyelenggaraan sesi coaching itu bisa tercapai. Ingat, coaching bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan karyawan. Jangan sampai sesi coaching berakhir sia-sia dan tidak optimal ya!

Baca juga: 4 Langkah Efektif untuk Mendemonstrasikan Materi Coaching

Salam Jempol!

By Inas Nadiya

Recommended Posts

AJAR in The News