Tips untuk Mengatasi Penyakit Akibat Pencemaran Makanan

Tips untuk Mengatasi Penyakit Akibat Pencemaran Makanan

Editor AJAR.id

Tips untuk Mengatasi Penyakit Akibat Pencemaran Makanan

AJAR.id – Hello Ajarian! Foodborne illness adalah penyakit yang disebabkan oleh pencemaran makanan. Food handler biasanya tidak menyadari bahwa mereka terkena foodborne illness sampai mendapatkan diagnose dari dokter bahwa mereka terkena gejala foodborne illness.

Sebelum mengatasi penyakit akibat pencemaran makanan, ada baiknya food handler mengetahui kategori-kategori berikut ini untuk mengetahui tindakan lebih lanjut yang harus diambil:

1. Mengalami gejala foodborne illness
Dalam kategori ini, food handler mengalami diare, demam, muntah, dan sakit tenggorokan disertai demam. Jika mengalami gejala tersebut, sebaiknya food handler segera menemui supervisor agar bisa melakukan pengobatan. Food handler yang menderita gejala foodborne illness juga dilarang untuk bekerja selama 48 jam hingga sembuh.

2. Food handler menyadari jika terkena foodborne illness
Bila food handler sudah menyadari dirinya menderita gejala foodborne illness, mereka akan langsung diperiksa oleh dokter. Beberapa gejala foodborne illness ada yang beresiko membahayakan keamanan makanan. Maka dari itu, penting untuk mengetahui secara pasti gejala yang dialami agar bisa dilakukan tindakan dan pengobatan secara tepat.

3. Tertular foodborne illness
Meski tak mengalami gejalanya, seorang food handler yang tertular foodborne illness beresiko menyebabkan kontaminasi pada makanan. Seseorang baru mengetahui dirinya tertular setelah diperiksa oleh dokter.

Jika Kamu mengalami salah satu dari ketiga kategori tadi, berikut adalah hal-hal yang harus segera dilakukan untuk mengatasi foodborne illness:

  • Memberi tahu supervisor
    Kamu harus segera memberi tahu pada supervisor jika terkena foodborne illness. Jelaskan kondisi yang Kamu alami secara detail.
  • Absen meng-handle makanan untuk sementara
    Jika food handler mengalami foodborne illness, mereka dilarang untuk meng-handle makanan untuk sementara. Pasalnya, penyakit tersebut beresiko menyebabkan kontaminasi pada peralatan makan.
  • Ambil langkah tepat untuk mencegah kontaminasi pada makanan
    Food handler yang tetap bekerja meski terkena foodborne illness sebaiknya tidak diberi tugas yang melibatkan makanan dan peralatan makan. Mereka bisa mengambil alih tugas bersih-bersih atau administratif. 

Selain mengalami foodborne illness, para food handler juga harus memperhatikan beberapa hal berikut ini jika mengalami luka di kulit:

  • Menutup luka dengan plester luka atau mengenakan pakaian yang tertutup
  • Tidak menyentuh luka ketika bekerja
  • Mencuci tangan jika menyentuh luka
  • Obati luka secara tepat
  • Setelah mencuci tangan, lap menggunakan tisu

Jika tips di atas tidak dilakukan, maka resiko keracunan makanan akan semakin tinggi hingga dilakukan inspeksi kesehatan oleh pihak yang berwajib. Bila seorang food handler dituduh menyebabkan keracunan makanan karena sakit, maka ia bisa tersangka atau dikenai hukuman. Jadi, jika Kamu sakit sebaiknya jangan bekerja untuk sementara.

Baca juga: Standar Seragam untuk Food Handler di Restoran

Salam Jempol!

By Bunga Mardiriana

Recommended Posts

AJAR in The News